DPRD Kota Malang Dorong Evaluasi Sekolah Rakyat, Pastikan Program Tak Sekadar Uji Coba
Reporter
Riski Wijaya
Editor
Yunan Helmy
25 - May - 2026, 05:52
JATIMTIMES - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang mendorong adanya evaluasi atas pelaksanaan Sekolah Rakyat (SR) di Kota Malang. Evaluasi tersebut dinilai perlu dilakukan sebelum pendaftaran dibuka.
Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Malang Suryadi menilai bahwa evaluasi tersebut merupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban atas dilaksanakannya Program Strategis Nasional (PSN) di Kota Malang.
Baca Juga : Polisi Tingkatkan Patroli Jelang Iduladha, Rumah Kosong hingga Objek Vital di Malang Jadi Fokus Pengamanan
"Evaluasi jangan dimaksudkan atau dikonotasikan untuk mencari yang kurang saja. Namun, pelaksanaan Sekolah Rakyat juga harus diketahui bagaimana progresnya sejauh ini," kata Suryadi, Senin (25/5/2026).
Pada dasarnya, beroperasinya Sekolah Rakyat di Kota Malang patut untuk mendapat apresiasi. Sebab, menurut dia, tak semua daerah di Indonesia berkesempatan menjadi pilot project atas PSN yang diinisiasi oleh Presiden RI Prabowo Subianto itu.
"Salah satunya untuk memastikan bahwa PSN yang terlaksana di Kota Malang berjalan lancar. Saya rasa, hal itu juga yang nantinya akan disampaikan kepada pemerintah pusat," ungkapnya.
Selain itu, evaluasi dimaksudkan untuk menepis adanya isu-isu miring terkait pelaksanaan Sekolah Rakyat. Seperti adanya kabar siswa yang tidak betah karena berkonsep boarding school hingga kabar bahwa Sekolah Rakyat di Kota Malang yang hanya akan berlangsung satu angkatan.
"Kabar-kabar tersebut perlu dijawab bagaimana kondisinya yang terjadi di lapangan agar masyarakat tahu, lalu semakin aware (peduli) terhadap program-program pemerintah," terangnya.
Suryadi juga tak ingin Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menutup diri jika memang ada hal-hal yang perlu dievaluasi atau dikoreksi atau dikritik. Terlebih mengingat bahwa SR merupakan program yang baru pertama digelar.
Baca Juga : Dispangtan Kota Malang Pastikan 3.502 Hewan Kurban Sehat, Penjualan Sapi Meningkat
"Artinya bukan untuk menjustifikasi, namun kami juga ingin berbenah bersama-sama. Tentu bisa saja ada kemungkinan hal-hal yang perlu dikoreksi. Namanya juga program baru. Mari sama-sama kita sukseskan," ujaf ketua Fraksi Golkar ini.
Saat ini di Kota Malang, Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 16 telah beroperasi dengan jumlah sebanyak 100 siswa. Jika memang membawa manfaat yang bagus terhadap pendidikan di Kota Malang, ia berharap jumlah siswa dapat bertambah.
"Jangan sampai berkurang di tengah jalan. Kalau sampai terjadi, berarti pemerintah yang tidak dapat memitigasi kemungkinan-kemungkinannya," pungkas Suryadi.
