Senam Wisata Regional IV P2TEL Malang Bikin Heboh Ribuan Pensiunan Telkom, Hotel hingga Wisata Malang Raya Ikut Panen Rezeki
Reporter
Hendra Saputra
Editor
A Yahya
07 - May - 2026, 03:25
JATIMTIMES - Stadion Dirgantara Abdulrahman Saleh, Kabupaten Malang, mendadak dipenuhi ribuan pensiunan Telkom dari berbagai daerah di Indonesia dalam gelaran Senam Wisata Regional (SWR) ke-4 Perkumpulan Pensiunan Telkom (P2TEL) Regional Jawa Timur 2026. Tak sekadar ajang olahraga, kegiatan ini juga menjadi momentum silaturahmi sekaligus mendongkrak sektor wisata dan perhotelan di Malang Raya.
Ketua Pelaksana SWR P2TEL Regional Jawa Timur IV 2026, Suhono, mengatakan kegiatan tersebut diikuti sekitar 2.000 peserta. Jumlah itu berasal dari 17 kantor cabang P2TEL di Jawa Timur ditambah peserta dan tamu undangan dari Bandung, Bogor, Depok hingga Jakarta Timur.
Baca Juga : 5 Provinsi dengan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi Kuartal I-2026, Tak Ada Provinsi di Pulau Jawa
Menurutnya, SWR merupakan agenda dua tahunan khusus regional Jawa Timur. Sementara di tingkat nasional ada SWN atau Senam Wisata Nasional yang juga digelar dua tahun sekali secara bergantian.
“Kalau Regional itu khusus regional Jawa Timur. Bedanya yang dengan Nasional itu seluruh Indonesia,” jelasnya.
Suhono menyebut Jawa Timur menjadi pionir pelaksanaan SWR di Indonesia. Bahkan, daerah lain mulai mengikuti konsep serupa setelah melihat antusiasme kegiatan di Jawa Timur.
“Memang SWR IV kita di Jawa Timur ini sebagai pionir. Se-Indonesia itu SWR baru ada Jawa Timur,” katanya.
Tak hanya mengandalkan konsep senam bersama, panitia juga menghadirkan berbagai penampilan seni dari masing-masing kantor cabang peserta. Hal itulah yang membuat suasana acara terasa berbeda dari SWT sebelumnya.
“Masing-masing KPC menampilkan performanya, itu yang bikin unik dan berbeda dari yang lain. Ada tari Bapang dari Malang, Paduan Suara dari Bsndung, ada Jathilan dari Surabaya. Line dance dari Sidoarjo dan lain banyak sekali,” ungkap Suhono.
https://risetcdn.jatimtimes.com/images/2026/05/07/0735b2aa6c83.jpg
Sementara itu, Ketua Seksi Acara SWR P2TEL Regional Jawa Timur IV 2026, Hartadi, mengatakan panitia sengaja membuat konsep layanan yang berbeda dibanding pelaksanaan sebelumnya. Mulai dari pra acara hingga peserta kembali ke daerah asal, seluruh kebutuhan peserta dipersiapkan secara detail dan matang.
“Jadi konsepnya peserta itu bener-bener kita manjakan dan maintenance, mulai pendaftaran. kemudian saat sebelum acara hingga saat hari H, bahkan sampai kepulangan ke lokasi masing masing kami kawal semua.
Kami sengaja menciptakan kepuasan seluruh peserta sehingga menciptakan kesan mendalam bahwa Malang memang beda dengan lainnya, terang Hartadi.
Panitia bahkan telah menyiapkan perlengkapan peserta jauh-jauh hari. Mulai stiker kendaraan, kaos peserta, tanda pengenal dan syal dikirim langsung ke seluruh peserta sebelum acara berlangsung. “Kita buatkan semua di sini lalu kami kirim ke alamat masing masing,” kata Hartadi.
Baca Juga : 5 Provinsi dengan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi Kuartal I-2026, Tak Ada Provinsi di Pulau Jawa
Tak berhenti di lokasi acara, panitia juga membantu peserta yang ingin berwisata menikmati keindahan Malang Raya. Mulai wisata alam, pantai, kuliner hingga kawasan Kota Batu, kami siap memandu agar peserta dapat menikmati pengalaman yg mengesankan selama berada di Malang.
Event ini memang sangat membantu perekonomian Malang Raya. Dampaknya pun langsung terasa di sektor ekonomi. Hotel-hotel di kawasan Kota Malang hingga Batu disebut mengalami lonjakan signifikan okupansi karena ribuan peserta memilih menginap selama beberapa hari. “Akhirnya jadi peak season,” ungkap Hartadi.
https://risetcdn.jatimtimes.com/images/2026/05/07/a5bd4643b094.jpg
Ia menyebut sejumlah hotel di kawasan Kayutangan Heritage hingga Alun-Alun Kota Malang penuh dipesan peserta SWR. Bahkan sebagian peserta masih menikmati wisata di Malang Raya beberapa hari setelah acara selesai.
Tak hanya hotel dan tempat wisata, pelaku UMKM juga ikut kecipratan berkah. Sedikitnya ada 20 stan UMKM yang meramaikan kegiatan tersebut. Mulai produk komunitas pensiunan Telkom hingga mahasiswa Universitas Brawijaya turut membuka stand di area acara SWR IV ini," tutur Hartadi.
Menariknya lagi, peserta SWR didominasi para pensiunan berusia lanjut. Namun semangat mereka tetap tinggi untuk hadir dan bersilaturahmi dengan rekan kerja. “Peserta termuda usia 62 tahun, ada yang sampai usia 80an juga,” kata Hartadi.
Menurutnya, banyak peserta rela datang meski harus menggunakan tongkat maupun kursi roda demi bisa bertemu kembali dengan teman-teman lama mereka.
“Yang sakit pun ingin hadir, supaya bisa silaturahmi dengan teman-temannya dan InsyaAllah jadi sehat,” imbuhnya.
Kesuksesan acara juga tak lepas dari dukungan berbagai pihak. Terima kasih kepada Pemerintah Kota Malang atas supportnya menyediakan beberapa doorprize utama, juga Lanud Abdulrahman Saleh yang menjadi tuan rumah kegiatan ini. “Tuan rumah dalam hal ini Danlanud Marsma TNI Reza Ranesa Rasyid Sastranegara sangat welcome terhadap SWR IV terbukti didalam sambutan Beliau saat sebelum penekanan tombol Opening Ceremony. Terimakasih juga kami sampaikan kepada para sponsor yang menyukseskan acara ini,” tutup Hartadi.
