Polisi Amankan 33 Botol Berisi Minuman Beralkohol dari 54 Oknum Suporter Jelang Laga Arema Vs Persis Solo
Reporter
Ashaq Lupito
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
18 - Apr - 2026, 10:09
JATIMTIMES - Sebanyak 54 oknum suporter Arema FC diamankan ke Polres Malang usai diduga kedapatan membawa hingga mengonsumsi minuman beralkohol (minol). Puluhan oknum Aremania tersebut merupakan calon penonton yang diamankan personel gabungan jelang berlangsungnya laga Arema FC vs Persis Solo di Stadion Kanjuruhan pada Sabtu (18/4/2026) sore.
"Kami mendapatkan 33 botol minuman beralkohol yang kami dapatkan dari 54 calon penonton yang menggunakan sepeda motor sebanyak 28 unit," beber Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi, saat konferensi pers yang berlangsung pada Sabtu (18/4/2026) malam.
Baca Juga : Sambadha Coldiac Rilis EP Ruang Ruang Sandar, Angkat Kisah Personal
Taat menegaskan, diamankannya sejumlah oknum suporter hingga sederet barang temuan tersebut merupakan komitmen bersama mulai dari Panitia Pelaksana (Panpel) Arema FC, Manajemen Arema FC, Presidium Aremania Utas hingga Polres Malang dalam upaya menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif serta iklim pertandingan yang nyaman, aman dan tertib.
Kesepakatan bersama tersebut juga telah terjalin dalam rapat koordinasi eksternal pada pertandingan Arema FC vs Persis Solo. Di mana, sejumlah pihak tersebut juga telah bersepakat untuk melakukan pemeriksaan secara lebih teliti, lebih tegas, dengan perimeter yang lebih luas.
"Utamanya terhadap potensi penyalahgunaan atau potensi penonton ini membawa maupun mengkonsumsi minuman beralkohol," tegasnya.
Atas adanya kesepakatan dan komitmen itulah, disampaikan Taat, dalam skema pengamanan yang turut dilaksanakan jelang pertandingan berlangsung, sejumlah pihak terkait melaksanakan pemeriksaan di dua titik. Yaitu di simpang empat Yon Zipur dan di simpang empat Kedungpedaringan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
"Di dua titik itu, kami bersinergi dengan rekan-rekan Presidium Aremania melaksanakan pemeriksaan agar penonton yang akan menyaksikan atau hadir di Stadion Kanjuruhan tidak membawa maupun mengonsumsi minuman beralkohol," ujarnya.
Pada serangkaian pemeriksaan tersebut, tim juga turut melaksanakan body checking hingga pemeriksaan kendaraan yang digunakan oleh calon penonton pertandingan. Yakni mulai dari yang meliputi kendaraan mobil maupun sepeda motor.
Hasilnya, tim menemukan 33 botol minuman beralkohol. Yakni yang didapatkan dari 54 calon penonton yang menggunakan sepeda motor sebanyak 28 unit.
"Dari 54 calon penonton itu, setengahnya yaitu 27 orang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Malang," ujarnya.
Baca Juga : Suka Nonton Film Berulang Kali? Ini 5 Ciri Kepribadian yang Mungkin Kamu Miliki
Selanjutnya, dijabarkan Taat, untuk 19 orang lainnya berasal dari Kota Malang, empat di antaranya berasal dari Kota Batu, dua orang dari Kabupaten Kediri, dan dua orang dari Kabupaten Blitar. "Ini yang kemudian kami amankan beserta 33 botol minuman beralkohol berbagai jenis dan merk," ujarnya.
Diakui Taat, pengamanan dan pemeriksaan ketat tersebut selama ini juga telah diterapkan. Namun, biasanya tim hanya melaksanakan di perimeter menuju stadion atau di ring dua.
"Khusus sore hari ini, kami perluas perimeternya menjadi ring 3 dan ring 4 yang berada di Simpang Zipur dan Simpang Kedungpedaringan," imbuhnya.
Taat menyebut, beragam skema pengamanan tersebut akan terus dilakukan. Sehingga pihaknya turut berpesan kepada seluruh masyarakat terutama pecinta sepakbola dan Aremania yang hendak menyaksikan pertandingan di Stadion kanjuruhan, untuk turut menjaga kondusivitas.
"Skema pengamanan ini akan terus kami laksanakan, akan terus kami lakukan secara berkelanjutan. Harapannya adalah untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif dan iklim pertandingan yang tertib, aman, nyaman dan kondusif," pungkasnya.
Hingga berita ini disusun, puluhan oknum suporter Aremania tersebut masih diamankan di Polres Malang. Pihak kepolisian juga masih melakukan beberapa pendalaman untuk menentukan langkah selanjutnya.
