Dorong Perlindungan Pekerja Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Matangkan Strategi UCJ Bersama Pemkot Kediri
Reporter
Aunur Rofiq
Editor
Nurlayla Ratri
16 - Apr - 2026, 12:35
JATIMTIMES - Upaya memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan terus diperkuat. BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kediri bersama Pemerintah Kota Kediri mematangkan strategi percepatan Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ) melalui rapat koordinasi yang digelar di Hotel Grand Surya Kediri, Selasa (14/4/2026).
Rapat tersebut menjadi bagian dari langkah konkret menindaklanjuti arahan Sekretaris Daerah Kota Kediri dalam memperkuat implementasi UCJ. Sejumlah perangkat daerah terlibat aktif dalam forum ini, mulai dari Bappeda, BPPKAD, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Sosial, hingga Bagian Administrasi Perekonomian.
Baca Juga : Kemendag Buka Seleksi Anggota BPKN Periode 2027-2030, Ini Syarat, Dokumen, dan Tahapan Seleksinya
Fokus utama pembahasan mengarah pada peningkatan cakupan kepesertaan, terutama bagi kelompok pekerja rentan yang selama ini belum sepenuhnya terjangkau program jaminan sosial ketenagakerjaan. Salah satu potensi yang disorot adalah penerima santunan kematian dari Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Sosial, yang dinilai dapat diintegrasikan sebagai pintu masuk perluasan kepesertaan.
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kediri, Suriyadi, menegaskan bahwa kolaborasi lintas perangkat daerah menjadi faktor kunci dalam mewujudkan perlindungan menyeluruh bagi pekerja.
“Universal Coverage Jamsostek bukan hanya target, tetapi sebuah kebutuhan untuk memastikan seluruh pekerja, termasuk masyarakat rentan, mendapatkan perlindungan yang layak. Melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kota Kediri dan seluruh perangkat daerah, kami optimistis cakupan kepesertaan akan semakin luas dan tepat sasaran,” ujarnya.
Menurut dia, pendekatan kolaboratif memungkinkan pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan merancang skema yang lebih adaptif terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat. Dengan basis data yang dimiliki masing-masing perangkat daerah, intervensi kebijakan dapat dilakukan secara lebih terarah dan efektif.
Suriyadi menambahkan, pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung pemerintah daerah dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Tidak hanya dari sisi kepesertaan, tetapi juga dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap manfaat program.
“Edukasi menjadi bagian penting. Ketika masyarakat memahami manfaat perlindungan ini, maka kesadaran untuk menjadi peserta akan tumbuh dengan sendirinya,” katanya.
Baca Juga : Lebaran Haji 2026 Jatuh Tanggal Berapa? Ini Jadwal Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
Rapat ini menyinkronkan program lintas sektor untuk mencegah tumpang tindih sekaligus mempercepat Universal Coverage Jamsostek di Kota Kediri.
Sinergi diperkuat agar langkah konkret segera berjalan dan lebih banyak pekerja rentan terlindungi.
Upaya ini menegaskan komitmen menghadirkan perlindungan sosial yang inklusif dan berkelanjutan.
