Apa Itu Asfiksia? Kondisi yang Disebut Jadi Penyebab Meninggalnya Yai Mim

14 - Apr - 2026, 12:51

Mohammad Imam Muslimin alias Yai Mim, tersangka kasus dugaan pelecehan seksual dan pornografi yang meninggal pada Senin (13/4/2026). (Foto: Instagram)

JATIMTIMES - Kematian Mohammad Imam Muslimin alias Yai Mim mulai menemukan titik terang. Polisi menyebut, tersangka kasus dugaan pelecehan seksual dan pornografi tersebut meninggal dunia akibat asfiksia, yakni kondisi ketika tubuh mengalami kekurangan oksigen secara drastis.

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Rakhmad Aji Prabowo, mengatakan kesimpulan awal itu diperoleh dari hasil analisis medis dokter yang menangani.

Baca Juga : Polemik Luasan Tanah Sumarni Berlanjut, Kuasa Hukum Nilai Kelurahan Pandanwangi Arogan

“Dari hasil analisis dokter, tanda-tanda yang menonjol mengarah pada asfiksia,” ungkap Aji, Senin (13/4/2026) malam.

Menurut Aji, Yai Mim dinyatakan meninggal saat dalam perjalanan menuju RSUD dr Saiful Anwar (RSSA) Malang, setelah sebelumnya kondisinya tiba-tiba menurun.

Sebelum insiden tersebut, kondisi Yai Mim disebut dalam keadaan baik. Hasil pemeriksaan kesehatan oleh tim dokter Polresta Malang Kota pada pukul 08.59 WIB tidak menunjukkan adanya gangguan serius.

“Tensi yang bersangkutan saat diperiksa berada di angka 110/80, dan tidak ditemukan keluhan maupun gejala lain yang mengarah pada kondisi tidak sehat,” jelas Aji.

Namun beberapa jam kemudian, situasi berubah. Sekitar pukul 13.45 WIB, Yai Mim tiba-tiba terjatuh saat berjalan dari ruang tahanan menuju ruang pemeriksaan penyidik.

“Yang bersangkutan terjatuh dalam posisi duduk saat berjalan dari ruang tahanan nomor 4 menuju ruang pemeriksaan,” ungkapnya.

Petugas kemudian langsung membawa yang bersangkutan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. “Begitu mengetahui kondisi tersebut, kami langsung membawa ke RSSA untuk pemeriksaan. Namun yang bersangkutan meninggal dunia dalam perjalanan,” imbuhnya.

Jenazah Yai Mim sendiri telah dimakamkan keluarga di kampung halamannya di Dusun Wonorejo, Desa Slemanan, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar. 

Apa Itu Asfiksia?

Asfiksia adalah kondisi medis ketika tubuh kekurangan pasokan oksigen yang cukup untuk organ-organ vital, terutama otak dan jantung. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini bisa menyebabkan penurunan kesadaran, kerusakan otak, hingga kematian.

Secara sederhana, asfiksia terjadi saat proses pernapasan terganggu sehingga oksigen tidak bisa masuk atau diedarkan dengan baik ke seluruh tubuh.

Kondisi ini termasuk kegawatdaruratan medis karena otak hanya mampu bertahan beberapa menit tanpa suplai oksigen yang memadai.

Baca Juga : Teuku Rassya Buka Suara soal Tamara Datang sebagai Tamu, Unggah Chat Pribadi 

Ada sejumlah kondisi yang dapat memicu asfiksia, di antaranya:
1. Sumbatan jalan napas
Ini merupakan penyebab yang paling sering terjadi. Misalnya tersedak makanan, benda asing, atau adanya pembengkakan di tenggorokan yang menghambat aliran udara.

2. Serangan asma berat
Pada kondisi asma akut, saluran napas dapat menyempit drastis sehingga oksigen sulit masuk ke paru-paru.

3. Reaksi alergi berat (anafilaksis)
Pembengkakan saluran napas akibat alergi makanan, obat, atau sengatan serangga juga bisa memicu asfiksia.

4. Paparan zat beracun
Gas seperti karbon monoksida dari asap kendaraan atau kebakaran dapat mengganggu kemampuan darah membawa oksigen.

5. Tenggelam atau cekikan
Kondisi ini membuat seseorang tidak dapat bernapas secara normal dalam waktu tertentu.

Gejala asfiksia umumnya muncul dengan cepat, seperti:
• sesak napas
• napas cepat atau terengah-engah
• suara serak
• kesulitan menelan
• wajah atau bibir membiru
• sakit kepala
• pandangan kabur
• gelisah dan cemas
• penurunan kesadaran
Pada kondisi yang berat, penderita bisa pingsan dalam hitungan menit.

Untuk diketahui, asfiksia sangat berbahaya karena otak membutuhkan oksigen secara terus-menerus. Ketika pasokan terhenti, sel-sel otak mulai mengalami kerusakan permanen dalam waktu 4–6 menit.

Karena itu, kondisi ini harus segera mendapatkan penanganan medis, termasuk bantuan pernapasan dan pemeriksaan penyebab utamanya.

Demikian pengertian asfiksia, dugaan penyebab meninggalnya Yai Mim. Semoga informasi ini membantu ya.