Puasa Syawal 2026 Sampai Kapan? Ini Batas Akhirnya 

Reporter

Binti Nikmatur

Editor

A Yahya

26 - Mar - 2026, 07:34

Ilustrasi berbuka puasa di bulan Syawal. (Foto: Shutterstock)

JATIMTIMES - Puasa Syawal jadi salah satu amalan sunnah yang banyak dikejar umat Islam setelah Ramadan. Selain ringan dijalankan, keutamaannya juga sangat besar.

Namun, masih banyak yang bertanya, sebenarnya puasa Syawal 2026 bisa dilakukan sampai tanggal berapa?

Baca Juga : Kalender Jawa Kamis Pahing 26 Maret 2026: Hari Baik untuk Meminang

Adapun penetapan awal Syawal 1447 H telah diumumkan pemerintah melalui sidang isbat yang digelar Kementerian Agama Republik Indonesia. Menteri Agama Nasaruddin Umar menjelaskan hasil pemantauan hilal tidak terlihat di berbagai titik.

"Kementerian Agama telah mengkonfirmasi dari hasil pemantauan petugas yang ditempatkan setidaknya 117 titik pengamat di seluruh Indonesia dan tim penerima laporan rukyat di pusat telah mengkonfirmasi bahwa hilal tidak terlihat. Dengan demikian berdasarkan hasil sidang isbat disepakati 1 Syawal 1447 H jatuh pada hari Sabtu 21 Maret 2026," ujarnya.

Artinya, puasa Syawal baru bisa mulai dilaksanakan pada 2 Syawal, yakni Minggu, 22 Maret 2026.

Karena puasa ini hanya dilakukan di bulan Syawal, maka batas akhirnya mengikuti berakhirnya bulan tersebut. Berdasarkan kalender Hijriah 2026, bulan Syawal diperkirakan berakhir pada Sabtu, 18 April 2026.

Dengan begitu, umat Islam masih punya waktu hingga tanggal tersebut untuk menyelesaikan puasa enam hari di bulan Syawal.

Perlu diingat, puasa Syawal tidak wajib dilakukan berurutan. Bisa dicicil sesuai kemampuan selama masih dalam bulan Syawal.

Berikut niat puasa Syawal yang bisa dibaca:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلّهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shauma ghadin 'an adâ'i sunnatis Syawwali lillahi ta'âlâ.

Artinya: "Aku berniat puasa sunah Syawal esok hari karena Allah."

Baca Juga : Sejarah dan Filosofi Lebaran Ketupat: Tradisi Sarat Makna yang Dirayakan Setelah Idulfitri

Untuk diketahui, keutamaan puasa ini dijelaskan langsung dalam hadits Rasulullah SAW:

عَنْ أَبِي أَيُّوبَ الْأَنْصَارِيِّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِنَا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ (رواه مسلم )

Latin: 'An Abi Ayyüb Al-Anşāriyyi radiyallahu 'anhu qala anna rasülallāhi şallallahu 'alaihi wa sallama qala man şāma ramadana summa atha'ahu sittan min syawwālin kāna kaşiyāmid-dahri (rawāhu Muslim)

Artinya: Dari Abu Ayyub, Rasulullah Saw bersabda, "Barang siapa puasa dalam bulan Ramadhan, kemudian ia mengikutinya dengan puasa pula enam hari dalam bulan Syawal, adalah seperti puasa sepanjang masa." (HR. Muslim)

Demikian informasi seputar kapan berakhirnya puasa Syawal 2026 atau 1447 H. Semoga informasi ini bermanfaat ya.