Harga Telur di Kota Malang Rp29 Ribu, Pasokan Masih Bergantung dari Luar Daerah

Reporter

Riski Wijaya

Editor

Dede Nana

05 - Mar - 2026, 06:39

ilustrasi.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Ketersediaan telur ayam di Kota Malang hingga saat ini masih bergantung pada pasokan dari luar daerah. Hal tersebut disebabkan produksi telur dari peternak lokal belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang, Slamet Husnan, mengatakan bahwa produksi telur di Kota Malang masih terbatas karena jumlah peternak yang tidak banyak.

Baca Juga : Polaris Ramadan Berkah: Graha Bangunan Blitar Tawarkan Water Heater Modern dengan Promo Istimewa

“Kalau untuk telur, harganya saat ini masih sekitar Rp60 ribu untuk telur ayam kampung di pasar, sedangkan telur ayam ras atau broiler sekitar Rp29 ribu,” ujar Slamet.

Ia menjelaskan, peternakan ayam petelur di Kota Malang sebagian besar berada di wilayah Wonokoyo. Namun jumlah kandang yang ada masih terbatas.

Menurutnya, saat ini terdapat sekitar sembilan kandang ayam petelur di wilayah tersebut. Kapasitas setiap kandang juga berbeda-beda, mulai dari 2.500 ekor hingga sekitar 9.000 ekor ayam.

“Di Wonokoyo itu ada sekitar sembilan kandang. Isinya bervariasi, ada yang 6.000 ekor, ada yang 2.500 ekor, bahkan ada yang sampai 9.000 ekor. Jadi produksi telur sangat bergantung pada jumlah ayam di masing-masing kandang,” jelas Slamet.

Dengan jumlah tersebut, produksi telur dari Kota Malang dinilai belum mampu mencukupi kebutuhan konsumsi masyarakat. Karena itu, pasokan telur dari luar daerah masih menjadi penopang utama.

Baca Juga : SBY Ingatkan Perang AS Israel vs Iran Bisa Meluas, Berpotensi Picu Konflik Kawasan hingga Krisis Global

“Produksi di Kota Malang memang belum mencukupi, sehingga telur yang beredar di pasar juga berasal dari daerah lain,” ungkapnya.

Selain peternakan ayam petelur, Slamet juga menyebut bahwa peternakan ayam pedaging di Kota Malang jumlahnya lebih sedikit. Saat ini hanya terdapat sekitar lima lokasi peternakan ayam pedaging.

“Kalau ayam daging di Kota Malang hanya ada lima lokasi. Rata-rata kapasitasnya sekitar 3.000 sampai 6.000 ekor,” pungkasnya.