Daftar 10 Negara Paling Religius di Dunia 2026, Indonesia Masuk 7 Besar: Arab Saudi Tak Tercantum!
Reporter
Mutmainah J
Editor
Nurlayla Ratri
23 - Feb - 2026, 09:29
JATIMTIMES - Seberapa besar peran agama dalam kehidupan suatu bangsa? Pertanyaan itu coba dijawab lewat survei global yang dilakukan majalah CEOWORLD magazine bersama Global Business Policy Institute.
Riset tersebut melibatkan lebih dari 370 ribu responden di 148 negara. Penilaian dilakukan dengan melihat seberapa kuat pengaruh agama dalam kehidupan sosial, budaya, hingga politik masyarakat di masing-masing negara.
Baca Juga : Usung Konsep One Stop Service, RSD dr. Soebandi Hadirkan Layanan Premium Lewat Klinik Platinum
Hasilnya cukup mengejutkan. Indonesia masuk dalam 10 besar negara paling religius di dunia. Sementara itu, Arab Saudi justru tidak muncul dalam daftar tersebut.
Penelitian ini menyoroti bagaimana agama membentuk sistem nilai, tradisi, hingga arah peradaban suatu bangsa. Berikut daftar 10 negara paling religius di dunia berdasarkan survei tersebut, sebagaimana dikutip dari World Atlas, Senin (23/2/2026).
1. Somalia (Skor 99,8)
Somalia menempati posisi teratas sebagai negara paling religius. Sejak abad ke-7, Islam telah memainkan peran penting di negara Afrika Timur ini. Bahkan, Somalia termasuk wilayah awal yang menerima ajaran Islam.
Selain Islam, jejak agama tradisional Afrika masih terasa kuat di tengah masyarakat. Sebagian warga tetap menjalankan tradisi leluhur berdampingan dengan ajaran Islam. Kekristenan juga pernah hadir sejak abad ke-12, meski kini menjadi minoritas.
2. Nigeria (Skor 99,7)
Nigeria dikenal sebagai negara dengan populasi Muslim dan Kristen yang besar. Islam mulai berkembang pesat sejak abad ke-15 melalui pengaruh Kekaisaran Songhai.
Mayoritas Muslim di Nigeria menganut Islam Sunni. Agama memiliki peran kuat dalam kehidupan sosial dan politik masyarakatnya.
3. Bangladesh (Skor 99,5)
Bangladesh memiliki sejarah keagamaan yang panjang. Hindu dan Buddha telah hadir sejak abad ke-3 melalui jalur perdagangan India dan China.
Islam masuk sekitar abad ke-6 melalui pedagang Muslim dari Timur Tengah, lalu berkembang menjadi agama mayoritas. Pengaruh Eropa juga membawa Kekristenan pada abad ke-16, meski jumlah penganutnya relatif kecil.
4. Ethiopia (Skor 99,3)
Ethiopia dikenal sebagai salah satu negara Kristen tertua di dunia. Kekristenan diperkenalkan pada abad ke-4 Masehi di masa Kekaisaran Aksum.
Tokoh Frumentius dihormati sebagai santo dalam Gereja Ortodoks Ethiopia. Selain Kristen, Islam juga telah hadir sejak abad ke-7 dan memberi pengaruh penting dalam sejarah dan budaya negara tersebut.
5. Yaman (Skor 99,1)
Yaman memiliki sejarah spiritual yang kaya. Islam berkembang pesat sejak abad ke-7 ketika wilayah ini menjadi bagian penting dalam sejarah awal Islam.
Selain Islam, Yudaisme telah hadir sejak abad ke-3, disusul Kekristenan pada abad ke-6. Kini, mayoritas penduduk Yaman beragama Islam.
6. Malawi (Skor 99)
Malawi memiliki perpaduan antara agama tradisional Afrika, Kristen, dan Islam. Misionaris Eropa memperkenalkan Kekristenan pada abad ke-19, yang kemudian menjadi agama mayoritas.
Islam telah hadir lebih dulu melalui jalur perdagangan abad ke-15 dan tetap menjadi bagian penting dalam lanskap budaya Malawi.
Baca Juga : Seni Sanduk Sah Jadi Warisan Budaya Nasional, Wali Kota Batu Terima Sertifikat WBTb dari Menteri Kebudayaan
7. Indonesia (Skor 98,7)
Indonesia menjadi satu-satunya negara Asia Tenggara yang masuk daftar ini. Negara ini mengakui enam agama resmi: Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Kong Hu Chu.
Hindu dan Buddha masuk sejak abad pertama melalui jalur perdagangan. Islam kemudian berkembang pesat sejak abad ke-13 dan menjadi agama mayoritas. Pengaruh Eropa pada abad ke-16 turut membawa Kekristenan.
Keberagaman tersebut membentuk karakter Indonesia sebagai negara religius dengan latar budaya yang majemuk.
8. Sri Lanka (Skor 98,6)
Sri Lanka memiliki sejarah panjang agama Buddha yang diperkenalkan pada abad ke-3 SM oleh Mahinda, utusan Kaisar Ashoka dari India.
Selain Buddha sebagai agama mayoritas, Sri Lanka juga memiliki komunitas Hindu, Muslim, dan Kristen yang hidup berdampingan.
9. Mauritania (Skor 98,5)
Mauritania di Afrika Utara memiliki mayoritas penduduk Muslim. Meski tidak terlalu beragam secara agama, kehidupan masyarakat sangat dipengaruhi nilai-nilai Islam.
Bahasa Arab menjadi bahasa resmi, namun masyarakat juga menggunakan bahasa Prancis dan sejumlah bahasa lokal.
10. Djibouti (Skor 98,2)
Djibouti yang terletak di Tanduk Afrika juga memiliki mayoritas Muslim Sunni. Islam diperkenalkan sejak abad ke-7 oleh pedagang Arab.
Letaknya yang strategis di jalur perdagangan membuat penyebaran agama berlangsung cepat dan mengakar kuat dalam identitas nasional.
Survei ini menunjukkan bahwa religiusitas tidak selalu diukur dari citra global suatu negara, melainkan dari bagaimana masyarakatnya menjadikan agama sebagai bagian penting dalam kehidupan sehari-hari.
Indonesia pun membuktikan diri sebagai salah satu negara dengan tingkat religiusitas tertinggi di dunia menurut survei tersebut.
