Sabet Dua Emas dan Pesilat Terbaik, Siswi MAN 1 Kota Malang Bersinar di Satria Airlangga Cup X
Reporter
Anggara Sudiongko
Editor
Nurlayla Ratri
12 - Feb - 2026, 05:18
JATIMTIMES - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Malang kembali mencatatkan prestasi membanggakan. Dalam ajang National Open Tournament Satria Airlangga Cup X yang digelar Universitas Airlangga, siswi MAN 1 Kota Malang sukses meraih gelar dua gelar juara dan meraih penghargaan sebagai Pesilat Terbaik Dewasa Putri. Siswa tersebut adalah Amayra Briliana Maritza
Siswi kelas XI H itu meraih Juara 1 Tunggal Wajib Dewasa Putri dan Juara 1 Tunggal Bebas Dewasa Putri. Capaian tersebut mempertegas konsistensi MAN 1 Kota Malang dalam membina talenta olahraga hingga level nasional.
Baca Juga : Skuat AHRT Siap Melesat Kencang Hadapi Musim Balap 2026
Amayra mengaku hasil itu diraih melalui proses latihan yang tidak singkat. Selama hampir tiga bulan, ia menjalani latihan intens sebagai persiapan menghadapi kejuaraan. Selain berlatih di sekolah, ia juga mengasah kemampuan di perguruan silat Perisai Diri.
“Latihannya intens karena sekaligus persiapan menuju kejuaraan provinsi bulan Mei nanti,” ujarnya saat diwawancarai, Kamis, (12/2/2026).
Ajang yang diselenggarakan Universitas Airlangga tersebut berskala nasional dan diikuti peserta dari berbagai daerah. Salah satu lawan terberatnya datang dari Jawa Tengah. Ia tak menampik sempat muncul rasa kurang percaya diri saat mengetahui kualitas pesaingnya.
“Sempat merasa lawannya sulit,” katanya. Namun ia memilih tetap fokus pada persiapan dan strategi yang telah dilatih. Tekad dan kesiapan mental menjadi kunci hingga akhirnya mampu mengunci dua gelar juara sekaligus.
Prestasi ini juga menjadi batu loncatan menuju target berikutnya. Amayra dijadwalkan tampil dalam Kejuaraan Nasional untuk seleksi Pra-PON dan akan mewakili Kota Malang. Target jangka panjangnya tak main-main: menembus PON di NTB.
“Harapannya bisa lebih berprestasi lagi dan bisa ikut PON,” ucapnya.
Jika dihitung sejak awal berkarier, jumlah medali yang diraih Amayra sudah lebih dari sepuluh. Ia pernah tampil di ajang Popnas, Popda, hingga O2SN. Konsistensinya sejak kelas X menjadi fondasi yang terus ia jaga hingga kini.
Wakil Kepala Bidang Kesiswaan MAN 1 Kota Malang, Septian Adi Kurniawan, menyampaikan bahwa madrasah memang memberi perhatian serius pada pengembangan potensi non-akademik tanpa mengesampingkan capaian akademik siswa.
Baca Juga : 15 Pantangan Tahun Baru Imlek 2026 yang Masih Dipercaya, Simbol Harapan agar Rezeki dan Hoki Tidak Kabur
“Pembinaan kami bukan hanya akademik. Ekstrakurikuler kami dampingi secara intens. Anak-anak kami arahkan mengikuti berbagai event untuk menambah jam terbang dan membangun percaya diri,” jelasnya.
Menurut Septian, pengalaman bertanding di berbagai level menjadi bekal penting bagi siswa, baik untuk prestasi lanjutan maupun peluang melanjutkan pendidikan. Madrasah juga memberikan dispensasi bagi siswa yang mengikuti kejuaraan agar tidak terbebani secara akademik.
Lebih lanjut dijelaskan Septian, bahwa bagi madrasah, kemenangan bukan sekadar trofi, melainkan bukti bahwa keseimbangan antara akademik dan non-akademik dapat berjalan beriringan dan saling menguatkan.
“Kami menjaga keseimbangan. Akademik tetap menjadi perhatian utama, tetapi bakat non-akademik yang potensial juga kami dukung penuh,” tegasnya.
Sementara itu, Septian juga menyampaikan, bahwa sepanjang 2025, MAN 1 Kota Malang mencatat lebih dari 300 prestasi di bidang akademik maupun non-akademik. Capaian itu menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan pada tahun berikutnya.
