Ratusan Petugas dan Kader Fatayat-Muslimat NU Kabupaten Malang Bergerak Bersama Sajikan 30 Ribu Porsi Makanan

07 - Feb - 2026, 03:48

Bupati Malang HM. Sanusi saat melihat langsung proses pengolahan bahan baku pangan untuk disajikan dalam bentuk masakan bagi peserta mujahadah kubro dan puncak peringatan hari lahir 1 abad NU di area Pendapa Agung Kabupaten Malang, Sabtu (7/2/2026). (Foto: Dok. Prokopim Setda Kabupaten Malang)

JATIMTIMES - Ratusan petugas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang bersama para kader Fatayat, Muslimat serta badan otonom PCNU Kabupaten Malang bergerak bersama untuk menyajikan 30 ribu porsi makanan demi menyukseskan kegiatan mujahadah kubro dan puncak peringatan hari lahir 1 abad Nahdlatul Ulama (NU). 

Setidaknya sebanyak 100 petugas dari unsur Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Malang dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Malang bertugs untuk mengolah bahan baku pangan menjadi masakan siap santap. 

Baca Juga : Ribuan Aparat Disiagakan saat Kunjungan Presiden Prabowo ke Mujahadah Kubro 1 Abad NU

Sementara sebanyak 100 kader Fatayat, Muslimat serta badan otonom PCNU Kabupaten Malang seperti dari Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) membantu mengemas makanan untuk mempermudah pendistribusikan kepada para peserta mujahadah kubro dan puncak peringatan hari lahir 1 abad NU di Stadion Gajayana. 

Sekretaris BPBD Kabupaten Malang Sigit Yuniarto menyampaikan bahwa berbagai bahan baku yang terdapat di dapur umum Pemkab Malang merupakan sumbangan dari berbagai perangkat daerah, pemerintah kecamatan serta partisipasi masyarakat umum. Mulai dari telur, sayur sawi hijau, sayur sawi putih, wortel, kubis, terong, kacang panjang, tomat, jamur, buncis, mie telur dan berbagai bahan pangan lainnya. 

"Bahan-bahan makanan juga ada sumbangan dari kecamatan dan partisipasi masyarakat. Dapur umum memproduksi logistik dalam bentuk nasi bungkus dengan isi nasi putih, telur, mi dan sayur," ungkap Sigit, Sabtu (7/2/2026). 

Proses pengolahan bahan baku pangan di dapur umum Pemkab Malang.

Pihaknya menjelaskan, untuk pengolahan bahan baku pangan secara bertahap sudah dilakukan sejak pagi tadi. Sigit menyebut, para petugas yang dibantu oleh para kader Fatayat dan Muslimat NU Kabupaten Malang ini akan mulai menyiapkan makanan berupa nasi bungkus itu selepas waktu Maghrib nanti. 

"Kalau start memasak untuk yang dijadikan nasi bungkus itu nanti setelah waktu Maghrib yang itu disiapkan secara marathon. Jadi selesai bungkus dibawa ke posko," tutur Sigit. 

Ia menyebut, untuk proses pendistribusian makanan dari dapur umum ke posko yang terletak di area SMPN 6 Kota Malang akan disiapkan dua unit mobil. Pemilihan posko tersebut untuk mendekatkan logistik dengan lokasi utama mujahadah kubro dan puncak peringatan hari lahir 1 abad NU di Stadion Gajayana.

Baca Juga : Bupati Sanusi Pastikan Kesiapan Dapur Umum untuk Puncak Harlah 1 Abad NU: Kapasitas 30 Ribu Porsi

"Disediakan dua mobil. Jadi makanan yang dikemas nasi bungkus ini di delivery oleh petugas dan dibantu pengawalannya oleh petugas atau Banser NU Kabupaten Malang untuk buka jalan agar makanan dari dapur umum ini bisa cepat terdistribusikan," jelas Sigit. 

Lebih lanjut, pihaknya menyampaikan, bahwa Pemkab Malang berkomitmen akan membuat para peserta atau jemaah mujahadah kubro dan puncak peringatan hari lahir 1 abad NU puas dengan fasilitas yang telah disediakan, termasuk makanannya. 

"Pasalnya ini termasuk rekor porsi makanan terbanyak yang pernah kita masak. Sebelumnya kita pernah 12 ribu porsi, sekarang 30 porsi. Ya mohon doanya agar semua berjalan dengan sukses dan lancar," pungkas Sigit.