Gempa Tengah Malam Bisa Mematikan, Ini Langkah Aman Saat Masih di Tempat Tidur
Reporter
Mutmainah J
Editor
A Yahya
06 - Feb - 2026, 07:35
JATIMTIMES - Gempa bumi bisa terjadi kapan saja, termasuk saat kita sedang tertidur lelap. Dalam kondisi setengah sadar dan panik, banyak orang justru mengambil tindakan yang berisiko, seperti langsung berlari keluar ruangan. Padahal, langkah pertama yang tepat bisa sangat menentukan keselamatan.
Agar tidak salah langkah yang berujung pada hal-hal yang tidak diinginkan, alangkah baiknya untuk mencari tahu terlebih dahulu apa saja yang harus dilakukan saat gempa terjadi ditengah malam saat posisi sedang tidur.
Baca Juga : 5 Rekomendasi Converse yang Aman untuk Mix and Match
Dilansir dari berbagai sumber, berikut panduan yang direkomendasikan dalam prinsip keselamatan gempa untuk situasi ketika gempa terjadi saat kamu sedang tidur.
1. Tetap di Tempat Tidur dan Lindungi Kepala
Jika gempa mengguncang saat kamu masih di tempat tidur, jangan langsung meloncat turun. Lantai bisa dipenuhi pecahan kaca, benda jatuh, atau furnitur yang bergeser.
Tetap di atas tempat tidur dan segera lindungi kepala serta leher dengan bantal. Ini membantu mengurangi risiko cedera dari benda yang jatuh seperti plafon, lampu, atau barang di rak.
2. Jauhi Jendela dan Lemari Tinggi
Bila posisi tempat tidur dekat jendela, kaca bisa pecah saat guncangan kuat. Jika memungkinkan tanpa membahayakan diri:
• Geser tubuh menjauh dari arah jendela
• Hindari area dekat lemari tinggi atau rak yang bisa roboh
• Fokus utama tetap pada melindungi bagian kepala dan leher dari benda jatuh.
3. Terapkan Prinsip “Drop, Cover, and Hold On”
Begitu terbangun, ikuti prinsip keselamatan gempa yang dikenal luas:
• Drop (Turun) – Jaga posisi tubuh tetap rendah
• Cover (Lindungi) – Tutupi kepala dan leher
• Hold On (Bertahan) – Tahan posisi sampai guncangan berhenti
Jika tempat tidur terasa tidak aman (misalnya ada lemari besar di atasnya), barulah cari perlindungan di bawah furnitur kokoh yang dekat.
4. Jangan Langsung Lari ke Luar Bangunan
Banyak cedera terjadi karena orang panik berlari saat gempa masih berlangsung. Bagian luar bangunan, dekat pintu atau dinding luar, justru berisiko terkena reruntuhan.
Lebih aman tetap di dalam dan berlindung sampai guncangan benar-benar berhenti, baru kemudian evakuasi dengan hati-hati jika diperlukan.
5. Setelah Guncangan Berhenti
Setelah gempa mereda:
• Kenakan alas kaki sebelum turun dari tempat tidur
• Periksa apakah ada luka
• Waspada gempa susulan
• Matikan sumber api atau listrik jika ada kerusakan
Tips Persiapan di Dekat Tempat Tidur
Karena gempa bisa datang tanpa peringatan, simpan beberapa barang penting di sisi tempat tidur:
- Senter
- Sepatu atau sandal tebal
- Bantal ekstra
- Ponsel atau peluit darurat
Persiapan kecil ini bisa sangat membantu saat harus bergerak di kondisi gelap dan berantakan setelah gempa.
Jika gempa terjadi saat kamu tidur kuncinya adalah jangan panik, jangan langsung lari. Tetap di tempat tidur jika itu paling aman, lindungi kepala, jauhi benda berisiko, dan tunggu guncangan berhenti. Tindakan sederhana ini terbukti paling efektif mengurangi cedera saat gempa di dalam bangunan.
