Terjadi 931 Gempa di Jatim, 5 Guncangan Dapat Dirasakan hingga Rusak Rumah di Malang

Reporter

Ashaq Lupito

Editor

Yunan Helmy

03 - Feb - 2026, 04:07

Salah satu rumah warga di Kecamatan Sumawe, Kabupaten Malang, yang rusak akibat terdampak gempa Bumi pada Selasa (27/1/2026) lalu. (Foto: BPBD Kabupaten Malang for JatimTIMES)

JATIMTIMES - Pada Januari 2026 terjadi 931 kejadian gempa Bumi di wilayah Jawa Timur (Jatim) dan sekitarnya. Dari ratusan kejadian tersebut, lima di antaranya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dan bahkan  merusak sejumlah rumah warga di Kabupaten Malang.

"Kejadian gempa Bumi disebabkan  aktivitas pertemuan lempeng tektonik IndoAustralia dengan lempeng Eurasia serta aktivitas patahan lokal," ujar Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Malang Mamuri.

Baca Juga : Jalan Berlubang Picu Kecelakaan Maut, Pengendara Motor Pegawai Pasar di Tulungagung Tewas di Tempat

Gempa Bumi yang terjadi pada periode Januari 2026 tersebut terbagi dalam tiga klasifikasi. Yakni gempa Bumi dangkal, menengah dan dalam.

Rinciannya, dari 931 gempa Bumi yang terjadi selama Januari 2026 tersebut, 787 kejadian di antaranya merupakan gempa Bumi dangkal. Sedangkan untuk gempa Bumi menengah ada 142 kejadian, lalu dua kejadian lainnya merupakan gempa Bumi dalam.

"Magnitudo terbesar pada periode ini adalah M 5.58. Sedangkan magnitudo terkecil ialah M 0.66," ungkap Mamuri.

Perlu diketahui, gempa Bumi dangkal ialah gempa yang terjadi pada kedalaman di rentang antara 0-60 kilometer dari permukaan laut. Sedangkan gempa Bumi menengah ialah kedalaman gempa pada rentang 60-300 kilometer. Sementara, gempa Bumi dalam ialah gempa yang berada pada kedalaman lebih dari 300 kilometer dari permukaan laut. Sehingga tidak semua kejadian gempa Bumi dapat dirasakan secara langsung oleh manusia.

"Kejadian gempa Bumi terbanyak terekam pada tanggal 28 Januari (2026) dengan jumlah 145 kejadian gempa bumi. Sedangkan kejadian gempa Bumi paling sedikit terekam pada 21 Januari dengan jumlah lima kejadian," imbuhnya.

Mamuri menambahkan, dari ratusan gempa yang terjadi selama Januari 2026 tersebut, sebagian di antaranya  dirasakan langsung oleh manusia. Bahkan, data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mengungkapkan, sejumlah rumah warga Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe) juga  rusak akibat terdampak gempa.

Baca Juga : PN Gresik Kembali Digeruduk Warga, Minta Terdakwa Midhol Dihukum Mati

"Pada bulan ini (Januari 2026) terdapat lima kejadian gempa Bumi dirasakan," pungkas Mamuri.

Sebagaimana diberitakan, peristiwa rusaknya sejumlah rumah warga di Kecamatan Sumawe akibat terdampak gempa tersebut terjadi pada Selasa (27/1/2026). Pada saat itu, dilaporkan ada tiga rumah yang mengalami kerusakan akibat terdampak gempa.

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Malang, sejumlah rumah yang rusak tersebut tersebar pada dua desa di Kecamatan Sumawe. Yakni di Dusun Tamban, Desa Tambakrejo dan Dusun Sumberkembang, Desa Tambakasri.

Gempa yang terjadi pada saat itu mengakibatkan dinding rumah warga retak-retak hingga ambrol. Meski sejumlah rumah rusak akibat terdampak gempa,  laporan BPBD Kabupaten Malang memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka pada peristiwa tersebut.