Masih Pagi Tapi Sudah Lemas? Yuk Ikuti Tips dari Dokter Zaidul Akbar Agar Puasa Tetap Segar dan Bertenaga
Reporter
Mutmainah J
Editor
Nurlayla Ratri
05 - Mar - 2025, 07:21
JATIMTIMES - Bulan Ramadan merupakan momen istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia. Selama satu bulan penuh, umat Muslim menjalankan ibadah puasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari.
Puasa ini merupakan kewajiban yang harus ditunaikan oleh semua umat Muslim yang mampu.
Baca Juga : Mengenal Iftar, Tradisi Buka Puasa yang Ternyata Sudah Diakui Jadi Warisan Budaya Dunia
Namun, bagi mereka yang memiliki uzur syar'i dan tidak bisa berpuasa, diwajibkan untuk menggantinya di hari lain sebelum Ramadhan berikutnya tiba.
Salah satu tantangan yang sering dihadapi saat berpuasa adalah tubuh menjadi lemas. Hal ini terjadi karena tubuh tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman selama berjam-jam. Rasa lemas ini bisa mengganggu produktivitas, sehingga perlu ada strategi untuk mengatasinya.
Beruntungnya, pakar obat herbal, dr. Zaidul Akbar membagikan tips agar tubuh tidak mudah lemas saat berpuasa. Menurutnya, untuk membuat tubuh kuat saat puasa caranya sangat sederhana. Pada saat sahur Anda perlu makan makanan yang benar.
“Pertama ya makan olahan itu dikurangi semua dan waktu sahur itu saya sarankan untuk Anda mengonsumsi lemak,” kata dr. Zaidul Akbar dikutip dari YouTube dr. Zaidul Akbar Official, Rabu (5/3/2025).
Lemak yang dimaksud yakni bersumber dari zaitun, alpukat, atau VCO. Jika Anda memiliki aktivitas yang lebih atau bisa menguras energi, disarankan untuk tetap mengonsumsi karbohidrat. Akan tetapi diusahakan tidak terlalu banyak dalam mengkonsumsi karbohidrat saat sahur.
“Kedua supaya tidak terlalu lemas ya mungkin kita perlu tetap makan karbohidrat, bagi yang tetap ada aktivitas yang cukup dan menguras energi ya makan karbohidrat,” ungkap dr. Zaidul Akbar.
Contoh sumber makanan yang mengandung karbohidrat yakni nasi, umbi-umbian, dan masih banyak lagi.
Baca Juga : 5 Manfaat Baby Kailan Untuk Kesehatan Tubuh
Selanjutnya dr. Zaidul Akbar menyarankan agar memakan sayur saat sahur. “Kemudian masukan disitu menu yang mengandung serat, seperti mungkin serat ya seperti sayuran, dan antioksidan dari sayuran juga disitu,” tutur dr. Zaidul Akbar.
Lebih lanjut ia menjelaskan prinsip kandungan dalam satu piring saat makan sahur. “Jadi prinsipnya 4/6 dari isi piring itu adalah sayuran dan buah buahan atau nabati lah, sementara 1/6 adalah protein, 1/6 nya lagi biji-bijian,” jelasnya.
Tidak hanya pola itu saja, dr. Zaidul Akbar mencontohkan menu sahur yang sederhana namun tetap komplit dengan berbagai macam sumber nutrisi.
“Atau Alpukat Anda kerok aja kasih madu sedikit lalu minum minyak zaitun juga bisa, ditambah air putih itu saja sudah cukup untuk kebutuhan kita,” jelas dr. Zaidul.
Kemudian, dr. Zaidul Akbar menjelaskan agar kita berdoa kepada Allah agar diberkahi makanan yang tadi dimakan, sehingga mencukupi aktivitas di sepanjang hari.
