Ustaz Adi Hidayat Ungkap Penyebab Anak Muda Sering Lupa

Reporter

Mutmainah J

Editor

Yunan Helmy

20 - Feb - 2025, 06:33

Ilustrasi lupa. (Foto: Freepik)

JATIMTIMES - Mudah lupa bukan hanya sering dialami oleh orang tua, namun bisa ke semua umur, termasuk anak muda. 

Penyebab mudah lupa atau kehilangan memori ternyata tidak terkait dengan bertambahnya usia. Sebab, otak akan selalu memproduksi sel-sel baru di usia berapa pun.

Baca Juga : Tak Pulang Sehari, Abang Bakso Ditemukan Tewas Terseret Air Bah di Pantai Sine Tulungagung

Namun, beberapa orang bahkan anak muda yang sering mengalami hal ini terkadang merasa heran mengapa sering lupa. Tentu saja, lupa sesekali adalah hal yang wajar. Namun jika itu terjadi berkali-kali, mungkin ada faktor tertentu yang memengaruhi keadaan tersebut.

Mengenai penyebab terjadinya seorang anak muda sering lupa, Ustaz Adi Hidayat atau UAH pernah menyampaikan pandangannya mengenai lupa dalam konteks Islam.

Menurut dia, penyebab lupa tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik atau kebiasaan buruk, tetapi juga terkait dengan faktor spiritual yang memengaruhi jiwa dan pikiran seseorang.

Lebih lanjut, UAH mengatakan, dalam perspektif Islam, ada dua jenis lupa yang perlu dipahami. "Lupa itu dibagi dua. Ada lupa yang sifatnya anugerah. Ya anugerah untuk meringankan beban kehidupan kita atau dalam konteks ibadah tertentu bahkan untuk menambah pahala," ucapnya dikutip dari YouTube Dakwah Sunnah, dikutip Kamis (20/2/2025). 

Terkadang, dalam momen-momen tertentu, kita diberikan kesempatan untuk melupakan hal-hal yang memberatkan hidup, bahkan bisa menjadi jalan untuk menambah pahala.

Lupa jenis ini adalah karunia yang patut disyukuri karena mampu memberi ketenangan dan keringanan.

Namun, ada jenis lupa yang justru menjadi celaan, yaitu lupa yang disebabkan oleh perbuatan maksiat. Ketika seseorang terjebak dalam dosa, maka dapat merusak hubungannya dengan Allah.

"Yang kedua ada lupa yang dicela. Jadi, kalau yang pertama ini sifatnya disyukuri 'madah', dipuji, yang kedua... sesuatu yang dicela yaitu lupa yang diakibatkan karena perbuatan-perbuatan maksiat," ujarnya.

Baca Juga : DPP LDII Usul Instansi Penyelenggara Haji Jadi Satu Kementerian

Salah satu penyebab lupa yang sering dialami oleh anak muda adalah perbuatan maksiat. Saat seseorang terjebak dalam dosa, hal ini dapat mengganggu fokus dan mengaburkan ingatan mereka, bahkan bisa membuatnya melupakan kewajiban agama yang seharusnya menjadi rutinitas bagi seorang Muslim.

"Ingat perbuatan maksiat itu akan berdampak pada, mohon izin sekali, jauhnya hubungan kita dengan Allah atau melupakannya pada nilai-nilai kebaikan," tuturnya.

Maksiat tidak hanya memengaruhi hubungan spiritual kita dengan Allah, tetapi juga membuat kita jauh dari nilai-nilai kebaikan yang diajarkan dalam Islam.

"Karena itu, orang-orang yang bermaksiat itu, mohon maaf sering lupa waktu salat. Orang-orang yang penuh banyak maksiat lupa untuk baca Al-Quran sehingga dari sifat lupa ini jadi jauh, jauh dari salat, jauh dari Al-Quran, jauh dari nilai-nilai kebaikan menurut syariat Islam dan sebagainya," jelasnya.

Sudah seharusnya sebagai seorang hamba senantiasa berusaha untuk menghindari perbuatan maksiat yang dapat membuat diri mudah lupa hingga merusak hubungan dengan Allah SWT.

Demikian informasi mengenai penyebab anak muda sering lupa menurut Ustaz Adi Hidayat atau UAH. Semoga bermanfaat!