Awas, Sering Begadang Bisa Picu 3 Penyakit Komplikasi Fatal Ini

Reporter

Binti Nikmatur

Editor

A Yahya

18 - Feb - 2025, 09:57

Potret seorang wanita yang lelah begadang karena pekerjaan. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Begadang memang sudah menjadi kebiasaan bagi banyak orang, baik karena pekerjaan, tugas kuliah, atau sekadar bermain gadget hingga larut malam. Namun, tahukah kamu bahwa kebiasaan ini bisa meningkatkan risiko berbagai penyakit serius?. 

Dokter spesialis penyakit dalam, dr. Decsa Medika Hertanto, SpPD, melalui akun Instagramnya @dokterdecsa, mengungkapkan bahwa begadang berisiko menyebabkan komplikasi tiga penyakit fatal, di antaranya hipertensi, penyakit jantung, dan gagal ginjal. 

Baca Juga : Waspada Cuaca Ekstrem di Jatim hingga 28 Februari 2025, Bisa Picu Bencana Hidrometeorologi

Dr. Decsa menyoroti beberapa kasus nyata yang pernah ditemuinya. Salah satunya adalah pasien muda dengan gagal ginjal kronis yang harus menjalani cuci darah, dan kebanyakan dari mereka mengaku memiliki kebiasaan begadang selama bertahun-tahun. "Seminggu yang lalu ada berita begadang bikin stroke, terus ada juga berita tahun lalu atau bulan lalu tentang anak kos yang sering begadang lalu kena sakit jantung," ungkap dr. Decsa. 

Meski begitu, ia menegaskan bahwa begadang bukanlah penyebab utama dari penyakit-penyakit tersebut, melainkan salah satu faktor risiko yang bisa memperburuk kondisi kesehatan. 

“Penyebab penyakit di atas itu sebetulnya multifaktor, nggak langsung menjadi penyebab utama atau direct hubungan dengan begadang. Tapi apakah begadang meningkatkan risiko penyakit di atas? Jawabannya iya,” jelasnya. 

Salah satu efek paling nyata dari begadang adalah meningkatnya risiko hipertensi (tekanan darah tinggi). Dr. Decsa mengutip sebuah penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Environmental Research and Public Health pada Juli 2021 berjudul Relationship between Sleep and Hypertension: Findings from the NHANES 2007-2014. “Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gangguan tidur meningkatkan risiko hipertensi, penyakit jantung, dan stroke,” terangnya. 

Lebih lanjut, ia juga menjelaskan bahwa hipertensi ini bisa menjadi gerbang menuju komplikasi lainnya, seperti gagal ginjal. "Biasanya berangkatnya dari hipertensi, ini yang penelitiannya banyak banget. Selain itu, begadang juga meningkatkan risiko gagal ginjal," katanya. 

Lalu, berapa lama durasi tidur yang ideal agar tubuh tetap sehat? Menurut dr. Decsa, durasi tidur yang baik berkisar antara 6 hingga 8 jam per malam. "Jadi sebaiknya tidur 6-8 jam. Kurang tidur nggak baik, kelebihan tidur juga sama-sama tidak baik, jadi harus pas," pungkas dr. Decsa. 

Baca Juga : Arema FC Pesta Gol, Tundukkan PSS Sleman 6-2 di Stadion Soepriadi Blitar

Dengan demikian, menjaga pola tidur yang cukup dan berkualitas sangat penting untuk mencegah berbagai penyakit serius. Jika kamu masih sering begadang tanpa alasan yang jelas, sebaiknya segera kurangi kebiasaan tersebut demi kesehatan jangka panjang. Semoga informasi ini bermanfaat!