Gudang Serbuk Kayu di Druju Malang Ludes Terbakar

14 - Dec - 2024, 12:24

Petugas Damkar Kabupaten Malang saat melaksanakan upaya penanggulangan kebakaran yang terjadi di gudang serbuk kayu, Desa Druju, Kecamatan Sumawe, Kabupaten Malang pada Sabtu (14/12/2024). (Foto: Damkar Kabupaten Malang for JatimTIMES)

JATIMTIMES - Gudang penyimpanan serbuk kayu untuk bahan bakar oven pembuatan kapur yang berlokasi di Desa Druju, Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe), Kabupaten Malang ludes terbakar, Sabtu (14/12/2024).

Hingga kini, penyebab kebakaran yang terjadi pada gudang seluas kurang lebih 500 meter persegi tersebut dikabarkan masih dalam penyelidikan polisi.

Baca Juga : Kaleidoskop Pemkab Malang di 2024: Sederet Penghargaan Tingkat Jatim Hingga Bupati Malang Dinobatkan Tokoh Peduli Pers

"Informasinya kebakaran terjadi pada Sabtu (14/12/2024) dini hari sekitar pukul 00.45 WIB," ungkap Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Malang Sigit Yuniarto, dalam konfirmasinya usai penanganan kebakaran berlangsung, Sabtu (14/12/2024).

Data Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Malang menyebut, pemilik gudang yang terbakar tersebut bernama Ahmad Reza (22) warga Desa Druju, Kecamatan Sumawe, Kabupaten Malang. "Indikasi sumber api penyebab kebakaran untuk sementara masih belum diketahui, sedang dalam penanganan pihak berwajib," tuturnya.

Peristiwa kebakaran diketahui pertama kali oleh pemilik gudang. Saat itu, api pada tumpukan serbuk kayu tersebut sudah membesar.

Ketika kejadian, gudang dalam keadaan tidak beroperasi karena terjadi waktu dini hari. Peristiwa kebakaran tersebut kemudian oleh pemilik gudang dilaporkan kepada Damkar Kabupaten Malang.

"Ada empat unit mobil PMK (Pemadam Kebakaran) yang kami kerahkan ke lokasi kejadian," tuturnya.

Baca Juga : Aksi Demo Dukung LGBTQ di Kota Malang, Suarakan 14 Tuntutan

Selain petugas Damkar Kabupaten Malang, personel gabungan dari Babinsa dan Perangkat Desa Druju, serta sejumlah relawan juga turut dilibatkan dalam upaya pemadaman kebakaran. "Api dapat dijinakkan sekitar pukul 05.00 WIB," ujarnya.

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa kebakaran tersebut. Sementara kerugian ditaksir mencapai puluhan juta. "Kerugian material kurang lebih Rp 30 juta," pungkasnya.