BPJS Ketenagakerjaan Kediri Perkuat Budaya Antikorupsi di Hari Antikorupsi Sedunia

09 - Dec - 2024, 01:55

Penandatanganan komitmen antikorupsi oleh BPJS Ketenagakerjaan Kediri sebagai wujud integritas dan transparansi layanan.

JATIMTIMES – Dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Sedunia, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kediri menyelenggarakan serangkaian kegiatan yang bertujuan memperkokoh budaya antikorupsi di lingkungan internal maupun eksternal organisasi. 

Kegiatan ini dihelat pada Senin, 9 Desember 2024, sebagai bentuk komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam membangun institusi yang profesional dan bebas dari praktik korupsi.

Baca Juga : Curah Hujan Tinggi Sebabkan Banjir di Mojokerto dan Jombang, Meitri: Perkuat Infrastruktur Mitigasi Bencana

Kegiatan dimulai dengan sesi sosialisasi yang dipandu langsung oleh Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kediri, Imam Haryono Safii. Dalam pemaparannya, Imam menekankan bahwa integritas adalah pondasi utama dalam menjalankan pelayanan publik yang bersih dan terpercaya. 

"Menanamkan budaya integritas adalah kunci untuk mewujudkan misi kami dalam memberikan perlindungan jaminan sosial yang profesional dan berintegritas," kata Imam. Menurutnya, upaya pemberantasan korupsi memerlukan kolaborasi berbagai pihak, baik internal maupun eksternal.

Imam juga menekankan bahwa budaya antikorupsi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi seluruh elemen masyarakat. “Kita semua harus bersatu memberantas korupsi demi Indonesia yang lebih baik,” tegasnya.

Acara ini mencapai puncaknya dengan penandatanganan komitmen bersama oleh peserta dan mitra BPJS Ketenagakerjaan. Penandatanganan ini, menurut Imam, bukan sekadar simbolik, melainkan pengingat akan pentingnya menjaga transparansi dan akuntabilitas. 

“Komitmen ini adalah langkah konkret untuk menjadikan BPJS Ketenagakerjaan sebagai institusi yang berorientasi pada pelayanan bersih dan bebas korupsi,” ujarnya.

Baca Juga : Kemnaker Rilis SE Libur dan Cuti Bersama Nataru, Berikut Isi Lengkapnya

Melalui peringatan ini, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kediri ingin memastikan bahwa prinsip antikorupsi menjadi bagian dari budaya kerja sehari-hari. Imam berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai seremonial tahunan, melainkan menjadi pemicu bagi seluruh elemen untuk konsisten menolak segala bentuk praktik korupsi.

“Kami berkomitmen untuk terus menjaga kepercayaan publik. Ini adalah amanah yang harus kami emban sebagai institusi yang melayani kepentingan masyarakat luas,” tutup Imam.

Dengan kegiatan ini, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kediri menegaskan perannya sebagai institusi yang tidak hanya fokus pada pelayanan jaminan sosial, tetapi juga aktif dalam menjaga integritas untuk kemajuan Indonesia. Langkah ini diharapkan dapat menginspirasi sektor lain dalam membangun Indonesia yang transparan dan bebas korupsi.