Tips Masak Nasi Kaya Serat Ala dr. Zaidul Akbar: Solusi Sehat untuk Gula Darah Stabil

Reporter

Binti Nikmatur

Editor

Dede Nana

04 - Dec - 2024, 07:56

Kolase foto masak nasi dengan umbi ungu untuk nasi kaya serat dan membuat gula darah tetap stabil. (Foto: Instagram @zaidulakbar)

JATIMTIMES - Bagi banyak orang, nasi adalah makanan pokok yang sulit dilepaskan. Namun, kandungan karbohidrat tinggi pada nasi putih sering menjadi perhatian, terutama bagi penderita diabetes atau mereka yang ingin menjaga kadar gula darah tetap stabil. 

Mengatasi hal ini, dr. Zaidul Akbar, seorang dokter sekaligus pakar kesehatan berbasis alami, membagikan tips sederhana namun efektif untuk memasak nasi yang lebih sehat, kaya serat, dan tidak menyebabkan lonjakan gula darah. 

Diketahui, karbohidrat dalam nasi putih umumnya memiliki indeks glikemik (IG) tinggi, yang berarti cepat dicerna tubuh dan dapat memicu lonjakan kadar gula darah. Lonjakan ini berbahaya bagi penderita diabetes dan dapat menyebabkan masalah metabolisme jika terjadi secara terus-menerus. Oleh karena itu, penting untuk memodifikasi cara memasak nasi agar kandungan seratnya meningkat dan indeks glikemiknya menurun. 

Dalam sebuah video yang diunggah melalui akun Instagram pribadinya, dr. Zaidul Akbar memperkenalkan cara mudah untuk membuat nasi lebih sehat. Ia menunjukkan metode sederhana dengan menambahkan ubi ungu ke dalam proses memasak nasi menggunakan rice cooker. 

“Sebenarnya ini salah satu metode agar nasi gak ‘kosongan’ alias miskin serat berlimpah gula. Dengan ditambah ubi ungu, nasi jadi kaya serat dan lebih sehat,” tulisnya dalam unggahan tersebut. 

Cara Membuat Nasi Kaya Serat

Berikut langkah-langkah memasak nasi sehat ala dr. Zaidul Akbar:
Bahan-bahan:
• 2 cangkir beras putih atau merah, sesuai selera.
• 1-2 buah ubi ungu, potong kecil-kecil atau sesuai ukuran rice cooker.
• 2-3 iris jahe segar.
• 1 batang serai, geprek.
• 1 lembar daun pandan untuk aroma (opsional). 

Langkah-langkah:
• Cuci beras hingga bersih. Masukkan ke dalam rice cooker dengan takaran air seperti biasa.
• Letakkan potongan ubi ungu di atas beras yang sudah siap dimasak. Jangan terlalu banyak agar hasilnya tetap seimbang.
• Tambahkan jahe, serai, dan daun pandan untuk memberikan aroma dan manfaat tambahan.
• Masak nasi seperti biasa di rice cooker hingga matang.
• Setelah matang, aduk nasi bersama ubi ungu hingga tercampur merata. Hasilnya akan menjadi nasi berwarna keunguan dengan tekstur dan rasa yang lebih kaya. 

Manfaat Nasi dengan Tambahan Ubi Ungu

Baca Juga : Penjual Es Teh yang Viral karena Diolok Gus Miftah Dapat Donasi hingga Hadiah Umrah Gratis

• Kaya Serat:
Ubi ungu merupakan sumber serat alami yang membantu memperlambat penyerapan karbohidrat, sehingga gula darah naik lebih lambat.
• Indeks Glikemik Lebih Rendah:
Campuran ubi ungu pada nasi menurunkan indeks glikemik secara keseluruhan, menjadikannya lebih aman bagi penderita diabetes.
• Kaya Antioksidan:
Warna ungu pada ubi menunjukkan kandungan antosianin, antioksidan yang baik untuk melawan radikal bebas dan menjaga kesehatan jantung.
• Rasa Lebih Nikmat:
Campuran jahe, serai, dan daun pandan memberikan aroma yang khas dan meningkatkan cita rasa nasi yang kaya gizi. 

“Apalagi nasinya di tanak pakai jahe, serai, dan pandan, jadi deh banyak kandungan gizinya dan tidak membuat gula cepat naik setelahnya,” tambah dr. Zaidul Akbar. 

Mengapa Memilih Ubi Ungu?

Ubi ungu adalah salah satu bahan alami yang kaya manfaat. Selain menjadi sumber serat, ubi ungu juga mengandung vitamin A, vitamin C, serta mineral seperti kalium dan zat besi. Kombinasi nutrisi ini membantu menjaga kesehatan pencernaan, meningkatkan imunitas, dan mengurangi risiko penyakit kronis. 

Tips Tambahan untuk Pola Makan Sehat

Baca Juga : 3 Waktu Terbaik Membeli Tiket Pesawat untuk Mendapat Harga Murah

Selain memodifikasi cara memasak nasi, dr. Zaidul Akbar menyarankan beberapa langkah berikut untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil:
• Kombinasikan nasi dengan lauk bergizi tinggi seperti sayuran hijau, protein tanpa lemak, dan lemak sehat dari kacang-kacangan atau alpukat.
• Batasi porsi nasi dan imbangi dengan sumber serat lain, seperti ubi, singkong, atau kentang.
• Hindari konsumsi nasi dalam keadaan terlalu panas, karena nasi dingin memiliki indeks glikemik lebih rendah (efek retrogradasi pati). 

Demikian tips nasi kaya serat dari dr. Zaidul Akbar. Dengan menambahkan bahan alami seperti ubi ungu, jahe, dan serai, nasi yang biasa kita makan sehari-hari dapat diubah menjadi menu yang lebih kaya gizi dan aman bagi gula darah. Semoga informasi ini bermanfaat!