JATIMTIMES - Prestasi gemilang kembali dicatatkan mahasiswa Humaniora Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang dakam bidang tarik suara. Prestasi ini diraih Kafia Azzahro dalam ajang Lomba Ghina' Arab, dengan meraih juara kedua dan memboyong medali perak.
Dalam ajang yang diselenggarakan oleh UIN Syaifuddin Zuhri Purwokerto belum lama ini, Kafia tampil percaya diri dengan penguasaan lagu wajib dan pilihan yang sering didengar dan dipelajarinya. Meski kompetisi ini diadakan secara daring, Kafia menunjukkan kemampuannya dengan unggahan karya di YouTube yang berhasil memikat dewan juri.
Baca Juga : Pj Gubernur Adhy Apresiasi Distribusi Logistik Pilkada 2024 di Jatim Terbanyak Se-Indonesia
Dengan penampilan terbaiknya, mahasiswa asal Kota Malang ini sukses menyisihkan para peserta lainnya dari berbagai perguruan tinggi ternama. Adapun beberapa peserta yang mengikuti ajang ini antara lain UIN Semarang, UIN Surabaya, hingga Ma’had Aly Al-Fithrah Surabaya.
Bagi Kafia, kemenangan ini bukanlah kali pertama baginya di ajang serupa. Ia mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan untuk kembali berpartisipasi dan meraih prestasi.
"Alhamdulillah, pelaksanaan lomba berjalan lancar. Lagu wajib dan bebas yang sering saya dengar sangat membantu dalam penguasaan materi. Ini sudah kali kedua saya mengikuti lomba ghina' online, dan alhamdulillah bisa menang lagi," ujarnya penuh syukur.
Kafia berharap, capaian ini dapat juga memotivasi mahasiswa lainnya untuk juga mengukir prestasi dalam berbagai bidang. Selain itu, ia juga memotivasi agar para mahasiswa terus mengembangkan bakat dan minatnya meskipun dalam keterbatasan.
"Lomba ghina’ Arab ini membuktikan bahwa semangat berkarya dan berprestasi bisa terus terjaga meskipun dalam keterbatasan. Semoga acara seperti ini semakin banyak diadakan untuk memotivasi peserta dari berbagai tempat menunjukkan bakat mereka dalam bahasa Arab."
Wakil Dekan Bidang Kerjasama dan Kemahasiswaan, Dr. Galuh Nur Rohmah, menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian Kafia Azzahra. Terlebih dalam keterbatasan format perlombaan, Kafia masih mampu menunjukkan penampilan terbaiknya.
Baca Juga : Calon Wali Kota Blitar Mas Ibin Isi Masa Tenang dengan Copoti APK Paslon SAE
Hal ini juga menunjukkan keberhasilan atas komitmen fakultas untuk terus mendukung pengembangan kompetensi yang dimiliki mahasiswa, khusunya dalam bidang non akademik.
"Kafia telah menunjukkan bahwa keterbatasan format daring tidak menjadi halangan untuk terus berkarya dan berprestasi. Kami sangat bangga dengan pencapaiannya yang membuktikan dedikasi mahasiswa kami dalam melestarikan budaya dan bahasa Arab," pungkasnya.