JATIMTIMES
⚡ AMP
Versi Web

Rini-Ghoni Pilih Ledang dan Blusukan, Kampanye Pilkada yang Merangkul Semua Warga

Reporter: Aunur Rofiq • Editor: Sri Kurnia Mahiruni
📅 23 November 2024, 21:29 WIB • ⏱️ 3 menit baca

JATIMTIMES - Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Blitar nomor urut 02, Rini Syarifah (Mak Rini) dan Abdul Ghoni (Mas Ghoni), memilih pendekatan yang berbeda dalam masa kampanye Pilkada Serentak 2024. 

Alih-alih menggelar kampanye akbar di satu titik, pasangan ini lebih memprioritaskan strategi ledang (berkeliling dari satu desa ke desa lainnya) serta blusukan untuk menyapa masyarakat secara langsung.

Baca Juga : Bangkitkan Ekonomi Kerakyatan, DPRD Kota Malang Usul ASN Wajib Belanja di Pasar Rakyat

Menurut Abdul Ghoni, langkah ini diambil untuk memastikan sosialisasi merata di seluruh wilayah Blitar. Ia menegaskan bahwa pendekatan ini memungkinkan seluruh masyarakat di 22 kecamatan di Kabupaten Blitar merasakan kehadiran pasangan Rini-Ghoni secara langsung. “Tidak ada rapat terbuka, tidak ada kampanye akbar. Yang ada, kampanye di semua titik desa dan kecamatan,” ujar Ghoni pada Sabtu (23/11/2024). 

Ia menambahkan, kampanye model ini dinilai lebih efektif karena memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyampaikan aspirasi mereka secara langsung. Ghoni menekankan, strategi ledang adalah bentuk nyata dari keberpihakan pasangan ini kepada masyarakat akar rumput.

Selama masa kampanye yang berlangsung selama 60 hari, Rini Syarifah dan Abdul Ghoni tidak hanya menyampaikan visi-misi mereka, tetapi juga aktif berdialog dengan berbagai komunitas. Ghoni, misalnya, terlihat rajin menyapa pelaku UMKM, komunitas olahraga, serta pegiat sosial dan budaya. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat komunikasi antara calon pemimpin dan masyarakat, sekaligus menampung masukan yang relevan untuk kebijakan di masa depan.

Rini Syarifah, yang akrab disapa Mak Rini, juga kerap turun langsung ke masyarakat, terutama di daerah-daerah pelosok. Dalam beberapa kesempatan, ia terlihat mengunjungi pasar tradisional, kelompok tani, dan organisasi perempuan. Pendekatan ini diyakini mampu membangun kepercayaan masyarakat terhadap pasangan tersebut.

Masa kampanye Pilkada Serentak 2024 akan resmi berakhir hari ini, Sabtu (23/11/2024). Berdasarkan jadwal yang ditetapkan dalam Peraturan KPU Nomor 2 Tahun 2024, masa tenang akan dimulai pada Minggu (24/11/2024) hingga Selasa (26/11/2024). Abdul Ghoni menyatakan optimisme bahwa strategi yang mereka pilih akan memberikan hasil positif pada hari pemungutan suara, Rabu (27/11/2024).

“Pendekatan ini bukan hanya soal strategi kampanye, tetapi juga bentuk komitmen kami untuk mendekatkan diri kepada masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa setiap warga merasa didengar dan dilibatkan dalam pembangunan Kabupaten Blitar ke depan,” pungkas Ghoni.

Baca Juga : Masa Tenang Pilkada 2024 Berapa Hari? Ini Jadwal Lengkap Beserta Aturan Pelaksanaannya

Menyambut masa tenang, pasangan ini juga mengimbau seluruh pendukungnya untuk menjaga suasana kondusif menjelang hari pemungutan suara. Dengan keputusan Presiden Prabowo Subianto menetapkan 27 November sebagai hari libur nasional, masyarakat diharapkan dapat menggunakan hak pilih mereka secara maksimal.

Strategi kampanye Rini-Ghoni yang merangkul semua lapisan masyarakat ini menjadi bukti bahwa keberpihakan kepada rakyat tidak hanya tercermin dari janji politik, tetapi juga dari cara mendekati mereka selama masa kampanye. Tinggal menunggu waktu, apakah pendekatan ini mampu memenangkan hati masyarakat Kabupaten Blitar.

 

Topik Terkait
# Pilkada Kabupaten Blitar# Mak Rini# rini syarifah# pilkada# Kabupaten Blitar

Ingin Pengalaman Baca Interaktif?

Nikmati fitur komentar, video liputan, indeks kurs & cuaca terkini di portal web utama.

Buka Versi Lengkap