6 Jenis Tumbuhan yang Digunakan untuk Ritual Sihir Pemikat dan Penangkalnya
Reporter
Binti Nikmatur
Editor
A Yahya
14 - Nov - 2024, 01:11
JATIMTIMES - Tumbuhan memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan manusia, termasuk dalam konteks budaya dan kepercayaan. Menurut seorang botanis, Heri Santoso, terdapat jenis-jenis tumbuhan yang sejak lama digunakan dalam ritual sihir pemikat dan penangkal.
Melalui akun TikTok-nya, Heri menegaskan bahwa pembahasan ini bersifat edukatif dan disimpulkan berdasarkan hasil investigasi, bukan untuk menginspirasi praktik sihir atau serupa. Berikut adalah penjelasan seputar beberapa tumbuhan yang digunakan dalam ritual tersebut, seperti dikutip @herissants, Kamis (14/11):
Tumbuhan Pemikat
1. Awar-Awar (Ficus septica)

Tumbuhan ini sering disebut dalam berbagai ritual dan dipercaya memiliki kekuatan spiritual. "Dalam khasanah Islam, awar-awar dikenal sebagai bidara atau sidr. Tumbuhan ini bahkan disebut dalam Al-Qur’an dan hadits," jelas Heri.
Dalam konteks kepercayaan tradisional, awar-awar diyakini mampu menangkal gangguan jin, terutama bila digunakan dalam praktik ruqyah.
2. Kelayu (Erioglossum rubiginosum)

Daun kelayu sering dipasangkan dengan awar-awar dalam ritual tertentu. "Kelayu konon dipercaya bisa membuat target tergila-gila sampai lupa diri, hingga ingin selalu berada dekat," ungkap Heri.
Kepercayaan ini membuat kelayu populer dalam praktik yang berhubungan dengan perasaan cinta atau pengasihan.
3. Kesambi (Schleichera oleosa)

Buah dari tumbuhan ini, yang dikenal sebagai kecacil dan memiliki warna merah mencolok, tergolong langka. Kesambi dipercaya memiliki kekuatan magis untuk mempertahankan hubungan yang hampir berakhir.
"Konon, seorang suami yang tergoda wanita lain bisa kembali ke pelukan istri setelah terkena pengaruh kesambi," ujar Heri.
Tumbuhan Penangkal
Selain tumbuhan pemikat, masyarakat tradisional juga mengenal jenis-jenis tumbuhan penangkal yang dipercaya mampu melindungi dari energi negatif atau gangguan mistis, masih dikutip dari @herissants:
1. Palem Waregu (Rhapis humilis)

Palem waregu biasa ditanam di sudut-sudut pekarangan rumah. "Tumbuhan ini diyakini mampu menangkal gangguan jahat, seperti roh-roh halus atau energi negatif," jelas Heri. Dengan demikian, banyak masyarakat yang menanamnya sebagai pelindung rumah.
2. Lidah Mertua (Sansevieria trifasciata)

Meskipun lidah mertua kerap dikenal sebagai tanaman hias atau filter udara, ternyata tumbuhan ini menyimpan makna lain dalam kepercayaan tradisional. "Sejak zaman dahulu, lidah mertua ditanam sebagai pagar hidup untuk menangkal vibrasi buruk dan roh-roh jahat yang ingin memasuki rumah," tambah Heri.
3. Bidara (Ziziphus mauritiana)

Dalam Islam, bidara atau sidr adalah tanaman yang disebutkan dalam Al-Qur’an dan hadits nabi. Heri menuturkan bahwa bidara sering dianjurkan untuk ditanam sebagai media ruqyah guna menangkal gangguan jin. "Bidara menjadi tumbuhan yang memiliki makna spiritual tinggi, terutama bagi umat Islam," katanya.
Demikian beberapa tumbuhan yang dipercaya berperan dalam ritual sihir pemikat dan penangkalnya. "Yap, kamu boleh percaya atau tidak. Kalau aku sih memandangnya sebagai khasanah ritual yang menarik untuk dikaji sisi etnobotaninya," pungkas Heri.
