Cara Menimbang Badan yang Akurat ala Dokter

Reporter

Binti Nikmatur

Editor

Yunan Helmy

14 - Nov - 2024, 11:13

Ilustrasi saat seorang pria menimbang berat badan. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Menimbang berat badan sering menjadi aktivitas yang membingungkan dan memicu stres, terutama ketika hasil timbangan tampak tidak konsisten. Ternyata, banyak orang yang melakukan kesalahan dalam proses menimbang, sehingga berat badan yang tercatat bisa menjadi tidak akurat. 

Menurut dr Dion Haryadi PN1 CHC AIFO-K, seorang dokter umum sekaligus certified nutrition & health coach, penting bagi siapa pun yang ingin memantau berat badan secara efektif untuk mengetahui cara menimbang yang benar. Sebab, banyak orang yang cenderung menimbang berat badan tanpa memedulikan kondisi tubuh atau waktu yang tepat.

Dokter Dion, dikutip dari salah satu unggahannya di Instagram @dionharyadi, mengingatkan bahwa berat badan bisa berubah-ubah tergantung waktu dan aktivitas. Misalnya, seseorang mungkin langsung menimbang berat badan setelah makan, usai berolahraga, atau bahkan ketika bangun tidur tanpa aturan pasti. 

Baca Juga : Punya Riwayat Keturunan Hipertensi? Ini Hal yang Harus Dilakukan dan Dihindari Menurut Dokter

"Ini yang akhirnya suka bikin orang-orang jadi putus asa, merasa gak ada progres. Padahal cuma perkara salah nimbang berat badan aja," jelasnya. Akibatnya, data yang diperoleh tidak akurat, yang justru berpotensi memengaruhi motivasi dalam menjalani pola hidup sehat. 

Menurut dr Dion, ada beberapa langkah penting yang perlu diperhatikan agar hasil timbangan mencerminkan berat badan sebenarnya. Berikut adalah panduannya: 

1. Maksimal 1 Kali Sehari
Dokter Dion menegaskan bahwa sebaiknya menimbang berat badan tidak dilakukan secara berlebihan. "Cukup lakukan sekali sehari saja," sarannya. 

Menimbang terlalu sering justru akan menghasilkan angka yang bervariasi akibat fluktuasi cairan tubuh dan kondisi lainnya. 

2. Menimbang di Pagi Hari
"Waktu terbaik untuk menimbang berat badan adalah di pagi hari," ujar dr Dion. Menimbang sebaiknya dilakukan setelah buang air kecil atau besar, tetapi sebelum makan dan minum. Ini memastikan berat badan yang ditimbang lebih stabil karena tubuh belum menerima asupan makanan atau minuman. 

3. Gunakan Pakaian Minimum 
Berat pakaian bisa memengaruhi angka di timbangan. Oleh karena itu, dr Dion menyarankan untuk memakai pakaian minimal  atau memilih pakaian yang sama setiap kali menimbang. "Pastikan berat pakaian yang dikenakan setiap kali nimbang mirip, agar hasilnya konsisten," tambahnya. 

4. Gunakan Timbangan yang Sama
Perbedaan timbangan bisa menghasilkan angka yang berbeda pula. Untuk menjaga konsistensi, penting menggunakan timbangan yang sama setiap kali. "Timbangan yang berbeda bisa memberikan hasil yang bervariasi," jelas dr Dion, yang menyarankan penggunaan timbangan pribadi di rumah. 

5. Pastikan Permukaan Tempat Timbangan Rata dan Keras
Lokasi penempatan timbangan juga penting. Timbangan yang diletakkan di permukaan yang tidak rata atau terlalu empuk dapat memberikan hasil yang tidak akurat. "Pastikan permukaan tempat timbangan rata dan keras untuk menjaga keakuratan hasil," tegas dr Dion. 

Dengan memperhatikan hal-hal di atas, proses menimbang berat badan dapat menjadi lebih efektif dan positif, khususnya bagi kamu yang hendak merubah gaya hidup lebih sehat.

Seperti yang dikatakan oleh dr Dion, menimbang berat badan yang benar adalah langkah kecil namun krusial dalam menjaga kesehatan dan memantau perkembangan tubuh kita. Jadi, jangan biarkan kesalahan kecil dalam menimbang merusak semangat kamu untuk terus berusaha menjalani hidup sehat!