Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi, 4 Bandara ini Ditutup
Reporter
Mutmainah J
Editor
A Yahya
05 - Nov - 2024, 12:09
JATIMTIMES - Gunung Lewotobi Laki-Laki yang terletak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali mengalami erupsi pada Senin (4/11/2024) pukul 21.38 WITA.
Erupsi ini disertai lontaran lava pijar dan kolom abu yang menjulang hingga sekitar 300 meter di atas puncak gunung.
Baca Juga : Dukung Program Prabowo, Polresta Malang Kota Tanam Bibit Cabai dan Jagung
Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Lewotobi Laki-Laki mencatat aktivitas vulkanik ini dengan amplitudo maksimum mencapai 14,8 mm dan berlangsung selama sekitar 1 menit 45 detik.
Imbas dari erupsi ini, sebanyak 4 bandara di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) ditutup sementara imbas erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki yang menewaskan 10 korban.
Mengutip Kompas.com, General Manager Airnav Cabang Kupang I Nyoman Oka Wiraman mengatakan keempat bandara yang ditutup sementara tersebut adalah:
- Bandara H Hasan Aroeboesman di Kabupaten Ende
- Bandar Udara Bajawa Soa atau Bajawa, di Desa Piga, Kecamatan Soa, Kabupaten Ngada, NTT
- Bandara Gewayantana, Larantuka Kabupaten Flores Timur
- Bandara Frans Seda Maumere Kabupaten Sikka.
Sementara itu Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno mengatakan Pemerintah telah melakukan penanganan bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pratikno mengatakan akses bantuan kepada warga yang terdampak cukup sulit, karena tidak bisa disalurkan lewat udara.
Sementara bantuan disalurkan melalui akses laut dan darat.
Baca Juga : Pohon Tumbang Akibat Angin Hambat Arus Lalu Lintas di Tulungagung
"Memang akses ke sana semakin sulit sekarang ini. Ada empat bandara yang ditutup, masih belum bisa operasional. Oleh karena itu akses ke sana harus melalui jalan laut dan darat," ujar Pratikno dalam konferensi pers di Kantor BNPB, Jakarta, Selasa (5/11/2024).
Dia mengungkapkan jalur-jalur logistik akan diaktifkan untuk mempercepat penyaluran bantuan.
Selain itu, Pemerintah juga berupaya membantu korban dan melakukan tindakan-tindakan pemulihan.
"Dan tentu saja kita terus berusaha untuk mengaktifkan jalur-jalur logistik ini agar tidak semakin mempersulit masyarakat," ucap Pratikno.
Sementara itu, Sestama BNPB Rustian mengatakan akses bantuan ke korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki akan terbuka beberapa hari ke depan.
"Jadi memang di saat keadaan darurat memang belum semuanya terbuka. Jadi dalam waktu beberapa hari ini akses itu akan terbuka semua," katanya.
