JATIMTIMES
⚡ AMP
Versi Web

Mendorong Inovasi Bisnis Ramah Lingkungan, Mahasiswa UB Gelar Seminar Ekonomi dan Kewirausahaan

Reporter: Mutmainah J • Editor: Sri Kurnia Mahiruni
📅 30 Oktober 2024, 10:54 WIB ⏱️ 3 menit baca

JATIMTIMES - Mendorong inovasi bisnis ramah lingkungan, mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) menggelar Seminar Ekonomi dan Kewirausahaan pada 29- 30 Oktober 2024. Seminar yang digelar di Gedung Samantha Krida UB ini sebagai wadah diskusi inspiratif bagi pengusaha muda dan mahasiswa.

Acara bertema "Startup Innovation That Values Nature: Paving the Way for a Cleaner and Profitable Future" ini adalah bagian dari rangkaian Brawijaya Entrepreneur Festival (BEF) 2024 yang bertujuan untuk mendukung ekosistem bisnis berkelanjutan di Indonesia.

Baca Juga : Mas Ibin Apresiasi Djarot di Debat Kedua Pilkada Blitar: Janji Lanjutkan Program Pembangunan

Acara ini dibuka dengan sambutan dari beberapa tokoh penting, yaitu Ketua Pelaksana BEF 2024 Muhammad Devara A.M., Presiden Direktur UKM Mahasiswa Wirausaha Muhammad Fahmi Faizyul H., serta Kepala Subdirektorat Kesejahteraan dan Kewirausahaan Mahasiswa UB, Ilhamuddin, Sp.Psi., MA. 

Pemukulan gong secara simbolis oleh Bapak Ilhamuddin menjadi tanda resmi dimulainya seminar.

Sesi Pertama: Membangun Bisnis yang Sukses dan Berkelanjutan

Sesi pertama seminar diisi oleh Ivan Halim, Chief Marketing Officer dari 7preneur, yang membawakan topik "Building a Successful Business: Key Components, Mindset, and Reason for Creating Businesses to Acquire Big Goals".

Dalam sesi ini, Ivan menekankan pentingnya mentalitas yang kuat dalam bisnis, mengingatkan bahwa ide bisnis yang baik harus mampu menyelesaikan masalah nyata di masyarakat.

Ivan berkata ”Ide bisnis hanyalah bernilai satu dolar yang terpenting adalah eksekusi untuk mengubah ide tersebut menjadi bisnis bernilai jutaan dolar.” 

Ivan juga membahas pentingnya memiliki blueprint bisnis, termasuk tahapan dari fondasi hingga ekspansi bisnis, serta strategi untuk membangun daya saing bisnis. 

Ivan menyatakan, "Bisnis yang bagus bukanlah bisnis yang hanya dipertanyakan, tetapi yang dijalankan." 

Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, di mana Ivan menggarisbawahi bahwa emosi harus diimbangi dengan kualitas produk, dan menekankan pentingnya belajar dari kegagalan.

Sesi Kedua: Strategi Ekspansi Startup Melalui Pasar Modal

Baca Juga : Dua Mahasiswa Unisba Blitar Berjaya di Kejurprov Wushu Jawa Timur

Sesi kedua diisi oleh Cita Mellisa, Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Jawa Timur, yang membawakan topik "Leveraging the Indonesia Stock Exchange (IDX) for Startup Growth: Introduction and Strategies for Business Expansion".

Cita membahas manfaat pasar modal sebagai jalan bagi startup untuk berkembang, termasuk pentingnya tim yang solid dan perencanaan matang dalam memulai perjalanan go public. 

Cita juga menekankan bahwa investasi perlu dilakukan dengan hati-hati, menghindari skema yang tampak "too good to be true."

Acara ditutup dengan penyerahan vandel kepada para pemateri dan foto bersama.

Melalui seminar ini, BEF 2024 diharapkan menjadi tonggak tumbuhnya mindset entrepreneurship serta menambah kesadaran entrepreneur muda akan pentingnya menjaga lingkungan dalam menjalankan bisnis. 

“Dunia sedang menghadapi berbagai tantangan seperti krisis iklim dan penurunan sumber daya, namun perekonomian harus tetap maju” tutur Devara Alfaridzi Ketua Pelaksana BEF 2024.

“Untuk menjaga keberlanjutan perlu adanya bisnis yang inovatif yang ramah lingkungan untuk menciptakan pertumbuhan yang seimbang,” lanjutnya.

Sehingga BEF 2024 akan menjadi langkah awal dalam menghasilkan peta jalan menuju ekonomi hijau, mendukung visi Indonesia 2045 dengan harapan dapat memotivasi generasi muda untuk berwirausaha secara berkelanjutan dan menciptakan peta jalan menuju ekonomi Indonesia hijau di Indonesia.

Topik Terkait
# Universitas Brawijaya# Mahasiswa UB# Seminar Ekonomi dan Kewirausahaan

Ingin Pengalaman Baca Interaktif?

Nikmati fitur komentar, video liputan, indeks kurs & cuaca terkini di portal web utama.

Buka Versi Lengkap