JATIMTIMES
⚡ AMP
Versi Web

Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Polres Malang Gelar Operasi Zebra Selama 14 Hari

Reporter: Tubagus Achmad • Editor: A Yahya
📅 14 Oktober 2024, 15:32 WIB • ⏱️ 3 menit baca

JATIMTIMES - Jelang pelantikan Presiden RI dan Wakil Presiden RI periode 2024-2029 pada 20 Oktober 2024 mendatang, Polres Malang menggelar operasi zebra semeru 2024 selama 14 hari. 

Wakapolres Malang Kompol Imam Mustolih menyampaikan, bahwa gelaran operasi zebra semeru 2024 ini digelar mulai hari Senin (14/10/2024) hingga Minggu (27/10/2024). Kegiatan operasi zebra semeru 2024 ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan dan menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Malang yang masuk dalam wilayah hukum Polres Malang. 

Imam menjelaskan, terdapat dua fokus utama dalam operasi zebra semeru 2024 ini. Pertama, operasi ini bertujuan untuk menurunkan angka kecelakaan lalu lintas beserta fatalitasnya. 

Kedua, operasi ini juga sebagai bagian dari menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas yang kondusif menjelang pelantikan Presiden RI dan Wakil Presiden RI periode 2024-2029 pada 20 Oktober 2024 mendatang. 

"Operasi ini mendukung suksesnya pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih, serta mengajak masyarakat untuk tertib berlalu lintas demi terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas yang aman dan nyaman," ujar Imam, Senin (14/10/2024). 

Perwira polisi dengan satu melati dipundaknya ini menuturkan, terdapat beberapa pelanggaran lalu lintas yang menjadi atensi khusus dari Polres Malang karena berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas. 

Pelanggaran tersebut meliputi pengendara yang berboncengan lebih dari satu orang, pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm standar, serta pengemudi kendaraan roda empat yang tidak menggunakan sabuk keselamatan. 

Selain itu, nantinya aparat gabungan yang terlibat dalam operasi zebra semeru 2024 ini juga akan menindak tegas pengemudi di bawah umur, pengendara yang berada di bawah pengaruh alkohol atau narkoba, menggunakan telepon genggam saat berkendara, pengemudi yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi, hingga pengendara yang menerobos lampu lalu lintas. 

Imam berpesan, dalam menjalankan tugasnya untuk penegakan hukum, anggota Polres Malang harus merumuskan langkah-langlah relevan yang tidak boleh menimbulkan ketakutan di masyarakat. 

"Sehingga mampu membentuk pribadi masyarakat yang sadar patuh dan tertib dalam lalu lintas, sebagaimana tercermin dalam kondisi masyarakat dalam negara-negara maju," tutur Imam. 

Sementara itu, Kasi Humas Polres Malang AKP Ponsen Dadang Martianto menambahkan, bahwa operasi zebra semeru 2024 merupakan langkah konkret dalam menjaga keamanan dan keselamatan seluruh pengguna jalan di wilayah Kabupaten Malang. 

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar taat dan patuh terhadap peraturan lalu lintas demi menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Melalui kegiatan  operasi zebra semeru 2024, Polres Malang berharap dapat memberikan edukasi kepada masyarakat agar semakin patuh dalam berlalu lintas, demi keselamatan bersama di jalan raya. 

"Kami berharap melalui operasi ini, angka kecelakaan dapat ditekan, sekaligus mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih pada Pemilu 2024," pungkas Dadang.
 

Topik Terkait
# Polres malang# imam Mustolih# operasi zebra

Ingin Pengalaman Baca Interaktif?

Nikmati fitur komentar, video liputan, indeks kurs & cuaca terkini di portal web utama.

Buka Versi Lengkap