Melihat Bulan Purnama, Amalkan Bacaan Ini Sebagai Bentuk Syukur

Editor

Dede Nana

28 - Sep - 2024, 10:27

Ilustrasi (pixabay)

JATIMTIMES - Bulan purnama menjadi satu fenomena yang kerap dijumpai pada waktu-waktu tertentu. Fenomena alam ini juga menjadi salah satu bukti kekuasaan Allah SWT. Setiap melihat fenomena ini, umat Muslim juga dianjurkan untuk mengamalkan sebuah doa.

Lantas mengapa Umat Muslim harus membaca doa ketika melihat Bulan Purnama ?.

Baca Juga : Plt Bupati Malang Ikuti Prosesi Petik Laut Sendangbiru: Wujud Kemakmuran Nelayan

Bulan purnama sendiri, telah dijelaskan dalam Al-Qur'an sebagai salah satu wujud keagungan Allah SWT. Surah Fushshilat ayat 37. Allah SWT berfirman,

"Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah malam, siang, matahari dan bulan. Janganlah sembah matahari maupun bulan, tapi sembahlah Allah Yang menciptakannya, jika Ia lah yang kamu hendak sembah."

Kemudian pada Al-Qur'an Surat Yunus ayat 5, juga dijelaskan bahwa sinar bulan menjadi tanda kekuasaan Allah SWT. Dalam surat tersebut, Allah SWT berfirman:

 "Dialah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan hak. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang mengetahui."

Umat Muslim yang melihat bulan purnama, memang dianjurkan untuk membaca doa. Ada doa yang dapat diamalkan. Doa ini dibaca atau diamalkan sebagai salah stau bentuk rasa syukur dan kekaguman atas kebesaran Allah SWT yang maha segalanya.

Mengutip kitab Fiqh as-Sunnah Jilid 2 karya Sayyid Sabiq yang diterjemahkan Abu Aulia dan Abu Syauqina, beberapa bacaan dapat diamalkan. Adapun bacaan ini adalah memperbanyak membaca tasbih, tahmid dan takbir saat menyaksikan fenomena alam, termasuk bulan purnama.

Selain itu, dijelaskan juga dapat dilanjutkan dengan membaca sebuah amalan sebanyak tiga kali setelah membaca Alhamdulillah dan shalawat. Amalan tersebut yakni, "Allahumma ahillahu 'alaina bil amni wal Imani was salamati wal islami. Hilalu khairin wa rusydin". 

Doa amalan ini memiliki arti harapan yang baik, "Wahai Tuhanku, terangkanlah ini bulan di atas kami dengan sentosa, iman, selamat, dan islam. Ini bulan menerangkan kebaikan dan petunjuk".(Sayid Utsman bin Yahya, Maslakul Akhyar, Cetakan Al-‘Aidrus, Jakarta).

Baca Juga : Kisah Warga Sidolaju Ngawi, setelah Puluhan Tahun Menunggu Kini Akhirnya Dibangunkan Jembatan di Desanya

Sementara itu, Imam Ahmad dan Imam At-Tirmidzi juga mencatat riwayat lain yang menyebutkan doa Rasulullah ketika melihat Bulan. Doa ini dati sebuah hadist yang diriwayatkan dari Ad-Darimi dan Ibnu Hibban, "Ya Allah, jadikanlah ini Bulan ‘membawa’ keamanan, keimanan, keselamatan, keislaman. Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah, wahai Bulan petunjuk dan kebaikan.” (HR Ahmad dan At-Tirmidzi).

Selain itu, ketika melihat Bulan Purnama, seseorang juga dapat berdzikir sebagai bentuk mensyukuri keagungan Allah SWT. Adapun bacaan dzikir ini adalah, "Masya allah laa quwwata illa billah", arrtinya: "Masya Allah tidak ada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah".

Kemudian dapat dilanjutkan dengan bacaan tasbih “subhanallah wal hamdulillah wa laa ilaha illallah wallahu akbar" yang memiliki arti"Maha Suci bagi Allah dan segala puji hanya bagi Allah. Tidak ada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar."