Peringati 30 Tahun Pemekaran, Desa Sidomulyo-Tanggul Kulon Gelar Gerak Jalan Bersama
Reporter
Moh. Ali Mahrus
Editor
Yunan Helmy
21 - Sep - 2024, 02:23
JATIMTIMES - Desa Sidomulyo, Kecamatan Semboro, Jember, dan Desa Tanggul Kulon, Kecamatan Tanggul, sebelum 30 tahun lalu, merupakan satu kesatuan, yakni Desa Tanggul Kulon.
Namun sejak 1994, Pemerintah Kabupaten Jember melakukan pemekaran. Dua dusunnya, yakni Dusun Rowotengu dan Dusun Pucu'an, dimekarkan dengan berdiri sendiri membentuk desa yang diberi nama Desa Sidomulyo.
Baca Juga : Gelar 'Andi': Jejak Kolonial yang Bertahan sebagai Lambang Kebangsawanan Bugis-Makassar
Untuk memperingati 30 tahun pemekaran ini, kedua desa juga kebetulan memiliki hari lahir yang sana di bulan September, serta untuk kali pertama, kedua desa menggelar kegiatan bersama, yakni Gerak Jalan Sido Ngulon, akronim dari Sidomulyo Tanggul Kulon.
Kepala Desa Sidomulyo Wasiso kepada wartawan menyatakan bahwa kegiatan Gerak Jalan 'Sido Ngulon' merupakan kegiatan pertama digelar oleh dua desa beda kecamatan, sekaligus untuk memperingati harlah desa dan juga untuk memperingati pemekaran kedua desa.
"Kegiatan gerak jalan ini, sebagai wujud kebersamaan kedua desa dan juga untuk memperingati HUT Ke-30 Desa Sidomulyo sekaligus peringatan pemekaran kedua desa. Desa Sidomulyo awalnya juga ikut wilayah Desa Tanggul Kulon," ujar Wasiso.
Selain itu Wasiso menyatakan, kegiatan bersama ini ke depan akan digelar secara rutin dan mungkin akan ditingkatkan lagi. "Untuk kegiatan pertama ini, kami menggelar gerak jalan, tapi tahun depan, akan kami tingkatkan lebih meriah lagi, dengan menggelar gerak jalan kreatif," jelas Wasiso.
Sementara, Kepala Desa Tanggul Kulon Arifin Wahyuono dalam kesempatan tersebut menyatakan bahwa kegiatan Grrak Jalan Sido Ngulon ini untuk mengenang sejarah serta mempererat persaudaraan antar warga di dua Desa.
Baca Juga : Puguh Pamungkas dan Ali Muthohirin Serap Aspirasi Warga Kota Malang Lewat Sarapan Soto Gratis
"Kedua desa memiliki ikatan sejarah karena Desa Sidomulyo, lahir dari rahim Desa Tanggul Kulon. Maka warga di dua fesa ini, merupakan keluarga, oleh karenanya dengan adanya kegiatan secara bersama ini, kami harap rasa persaudaraan semakin lebih erat," ujar Arifin.
Tidak hanya itu. Arifin juga mengajak warga di dua Desa ini bisa bahu-membahu dan gotong royong dalam menjaga desa, terutama menjaga kamtibmas, "Mari kita bersama-sama menjaga keamanan desa kita, kebersamaan dan menjalin gotong royong antardua desa," pungkasnya.
Acara gerak jalan ini sendiri diikuti oleh 80 perserta beregu, dengan rincian 51 beregu putri dan 29 beregu putra.
