Ummu Jamil, Tukang Gosip yang Namanya Disebutkan Dalam Al-Qur'an
Reporter
Anggara Sudiongko
Editor
Nurlayla Ratri
21 - Sep - 2024, 10:40
JATIMTIMES - Ummu Jamil Aura', merupakan istri dari paman Abu Lahab yang namanya juga tercatat dalam Al-Qur'an. Namun, tabiat sang istri juga sama buruknya dengan Abu Lahab. Bahkan, sang istri ini ini juga bersanding bersama Abu Lahab dan disebut sebagai tukang fitnah.
Dalam buku terjemahan Juz Amma dan Al-Ma Surat Lengkap yang disusun Lingkar Kalam, istri Abu Lahab juga memiliki sebutan Hindun. Dalam surat Al-Lahab ayat 1-5, Allah SWT berfirman,
Baca Juga : Kekeringan Meluas di Kabupaten Blitar: 12 Desa Butuh Bantuan Air Bersih
Ayat 1, "Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya dia akan binasa". Ayat 2, "Tidaklah berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan. Ayat 3, "Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak". Ayat 4, "Dan (begitu pula) istrinya, pembawa kayu bakar". Ayat 5,Yang di lehernya ada tali dari sabut".
Dalam surat ini, Abu Lahab bersama sang istri ditegaskan bahwa api neraka yang bergejolak akan membakarnya.
Istri Abu Lahab, Ummu Jamil juga sangat membenci Rasulullah SAW. Rasulullah dianggap mereka menentang ajaran leluhur mereka. Abu Lahab dan istrinya terang-terangan menolak ajaran Rasulullah SAW.
Dalam sebuah buku berjudul Wahai Istri, Selamatkan Suami dan Anak-anakmu dari Siksa Kubur oleh Ustadz M. Al Farbi dijelaskan bahwa, Istri Abu Lahab adalah sosok perempuan yang punya tabiat buruk, yakni kerap menghasut dam menyebarkan fitnah atau gosip.
Dalam Al-Qur'an, istri Abu Lahab ini dikatakan sebagai pembawa ayu bakar. Seperti halnya yang dijelaskan dalam surat Al Lahab ayat 4, "Dan (begitu pula) istrinya, pembawa kayu bakar."
Baca Juga : Bahayakah Punya Gedung Tanpa IMB? Ini Penjelasan Praktisi Hukum
Istilah pembawa kayu bakar, seperti dikatakan dalam Al-Qur'an ini, menurut beberapa ahli tafsir, bahwa istilah ini merujuk pada perbuatan istri Abu Lahab yang kerap menebarkan duri yang dibawanya dari hutan untuk mencederai Rasulullah. Hal ini dalam upaya untuk menggagalkan dakwah Rasulullah.
Istilah ini juga dipandang berbeda sebagian ulama. Seperti halnya Qatadah yang mengartikan, bahwa kayu bakar ini menjadi ungkapan sebagai fitnah dan umpatan. Sebab, istri Abu Lahab disebutkan sebagai sosok yang menyiarkan berita yang tidak benar tentang Rasulullah SAW.
Allah SWT pun memberikannya azab pedih, dimana saat kematiannya, istri Abu Lahab ini mati dalam keadaan leher tercekik oleh tali yang biasa digunakannya saat mengikat semak berduri.
