Viral Video Buat Sunscreen dari Rumah? Dokter Gio: Jangan Dicoba

Reporter

Irsya Richa

27 - Aug - 2024, 05:32

Produk sunscreen. (Foto: Pinterest)

JATIMTIMES - Beredar video membuat sunscreen sendiri dari dua bahan alami, yakni wortel, jeruk dan minyak goreng di sosial media. Tapi beneran bisa gak sih sunscreen tersebut bisa digunakan?

Video tersebut memperlihatkan cara membuat sunscreen. Pertama wortel diserut, lalu dicampur menggunakan minyak goreng dan jeruk. Selanjutnya, bahan-bahan yang sudah dicampur diperas hingga mendapatkan ektraknya.

Baca Juga : Itamar Ben Gvir: Menteri Israel yang Berniat Bangun Sinagoga Yahudi di Masjid Al Aqsa

Sayangnya, meski alami Skincare Educator dr. Giovanni Mustopo tidak menyarankan untuk membuat sunscreen dari bahan tersebut. Ia merekomendasikan lebih baik membeli sunscreen meski dengan harga yang murah.

“Jangan dicoba ya. Sunscreen jangan dibuat sendiri mendingan beli saja, mendingan wortelnya buat dimasak sup. Jeruknya buat dijus,” ucap dokter Gio.

Mengapa demikian, sebab jika menggunakan sunscreen dari bahan-bahan tersebut tidak ada proteksinya. Lebih baiknya, budget untuk membeli bahan tersebut dibuat beli sunscreen.

“Ada loh sunscreen yang harganya Rp20 ribu atau Rp30 ribu juga ada. Dan itu bisa saja cocok buat kulit kamu. Semangat terus buat pejuang skincare di Indonesia,” imbuh dokter Gio dikutip JatimTIMES, Selasa (27/8/2024).

Menurutnya video-video semacam itu banyak dibagikan di medsos. Karena itu dokter Gio meminta kepada warganet harus pintar dalam menyaring informasi dari media sosial. “Hal kayak begini bakal makin banyak, kamu harus pinter belajar,” terang dokter Gio.

Baca Juga : Golkar Pilih Pasangan Bakal Calon Gunawan-Umar Usman Lawan Petahana Sanusi

Untuk diketahui, sunscreen merupakan basic skincare yang harus digunakan setiap hari setelah moisturizer. Penggunaan sunscreen untuk menghindari dari Paparan sinar matahari (UV) berlebih dapat menyebabkan kulit terbakar dan lebih gelap.

Tidak hanya itu, terlalu lama terpapar sinar UV juga bisa menyebabkan munculnya tanda-tanda penuaan dini, bahkan meningkatkan risiko kanker kulit.