Tragedi Nenek Sumiati: Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Tiga Hari Hilang di Sungai Brantas Blitar
Reporter
Aunur Rofiq
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
25 - Apr - 2024, 04:05
JATIMTIMES- Tragedi menimpa keluarga Sumiati, seorang nenek berusia 63 tahun dari Desa Jugo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, ketika jasadnya ditemukan mengapung di Sungai Brantas desa setempat, Kamis (24/4/2024).
Dilaporkan hilang selama tiga hari, keberadaannya akhirnya terungkap dalam kondisi yang menyedihkan.
Baca Juga : Siswi SMAN 1 Turen Dilaporkan Hilang Usai Minta Dijemput, Kini Masih Dicari Polisi
Sumiati dilaporkan terakhir kali terlihat meninggalkan rumah adiknya pada Minggu pagi. Saat pencarian dilakukan, hanya sepasang sandal miliknya yang ditemukan di pinggir sungai Brantas. Keluarga, yang mengkhawatirkan kondisi mental Sumiati yang mungkin mengalami depresi, segera melaporkan kejadian ini kepada petugas.
Dengan dugaan bahwa Sumiati mungkin hanyut di Sungai Brantas, petugas gabungan segera melakukan operasi pencarian. Namun, upaya mereka tidak berhasil sampai hari ketiga, ketika jasad Sumiati ditemukan tak bernyawa. Dantim Basarnas POS SAR Trenggalek, Dyan Susetyo, menjelaskan bahwa jasad korban ditemukan sekitar 17 kilometer dari lokasi awal kejadian.
"Pada saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Selanjutnya korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD Ngudi Waluyo Kabupaten Blitar untuk penanganan lebih lanjut," ujarnya.
Dengan penemuan jasad Sumiati, operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) yang dilakukan diusulkan untuk dihentikan. Semua unsur SAR yang terlibat dalam operasi ini akan dikembalikan ke satuan masing-masing, menandai akhir dari upaya-upaya menyelamatkan Sumiati.
Baca Juga : PDIP Buka Penjaringan Calon Bupati Blitar untuk Pilkada 2024: Siapa yang Berminat?
Tragedi ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga Sumiati dan juga mengingatkan akan pentingnya kesadaran akan keselamatan saat berada di sekitar sungai atau perairan lainnya. Semoga kejadian seperti ini tidak terulang lagi di masa yang akan datang.
