4.544 Meter Persegi Kios Pasar Relokasi Kota Batu Dibongkar, Nilai Lelangnya Rp159 Juta
Reporter
Prasetyo Lanang
Editor
Nurlayla Ratri
17 - Apr - 2024, 02:28
JATIMTIMES - Pasar relokasi yang bertempat di area Stadion Gelora Brantas Kota Batu dibongkar. Total area yang dibongkar mencapai 4.544 meter persegi, dengan lelang yang telah diumumkan oleh Pemerintah Kota Batu senilai Rp. 159.580.000. Pembongkaran dilakukan mulai hari ini, Selasa (16/4/2024).
"Untuk proses pembongkaran sendiri direncanakan akan memakan waktu sekitar satu bulan," kata Pj. Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai saat meninjau proses pembongkaran kios pasar relokasi di kawasan luar Stadion Brantas, Kota Batu, Selasa (16/4/2024).
Baca Juga : Hidangan Khas Tanah Parahyangan dengan Nuansa Pedesaan, Mang Engking Batu Alternatif Kulineran Libur Lebaran
Aries mengatakan bahwa setelah pembongkaran ini akan mulai ditata kembali wilayah di luar stadion untuk dikembalikan ke fungsi awalnya.
"Proses pembongkaran dan pembersihan sisa kios pasar yang ditinggalkan oleh pedagang sudah mulai dilaksanakan, dan kawasan Stadion sudah mulai tata kembali," jelasnya.
Ditambahkan dia, untuk pedagang yang masih di dalam area stadion, sedang menunggu kepastian kepindahan ke Pasar Induk Among Tani.
Menurut informasi yang dihimpun, lelang 1.136 kios berbahan galvalum sebelumnya sempat dibuka dengan harga Rp 179.732.000. Angka itu berdasarkan ketetapan BKAD Kota Batu dari berdasarkan perhitungan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Malang. Tim penilai KPKNL telah melakukan survei ke lokasi pasar relokasi pada pertengahan Januari lalu.
Baca Juga : Volume Kendaraan Arus Balik Lebaran Kota Batu Meningkat, Sentuh 809 Ribu dalam Lima Hari
Sebagai informasi, area pasar relokasi itu sempat menjadi tempat penampungan sementara bagi ribuan pedagang yang terdampak pembangunan revitalisasi Pasar Induk Kota Batu. Proyek pembangunan kios relokasi dikerjakan oleh kontraktor Mahakarya Abadi dengan nilai kontrak Rp 4,7 miliar.
Mereka menempati lokasi itu sejak akhir Desember 2021. Seiring dengan rampungnya proyek revitalisasi, para pedagang kembali berpindah menempati Pasar Induk Among Tani Kota Batu. Setelah kosong dari pedagang, kios-kios yang berada di tempat penampungan sementara dilelang Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Batu.
