Antusias Warga Kota Malang Mudik Gratis: Bisa Hemat Ongkos
Reporter
Riski Wijaya
Editor
Dede Nana
06 - Apr - 2024, 06:00
JATIMTIMES - Ratusan warga Kota Malang yang mengikuti program mudik gratis telah diberangkatkan pada Sabtu (6/4/2024). Ratusan warga ini terlihat sangat antusias untuk segera mudik dan berlebaran bersama sanak saudara.
Seorang warga Lowokwaru Siti Nuriyah mengaku bersyukur bisa mengikuti program mudik gratis tersebut. Sebab ia dapat merayakan lebaran di kampung halanan di Ponorogo tanpa mengeluarkan biaya transportasi yang besar seperti tahun sebelumnya.
Baca Juga : Daftar Tarif Tol Trans Jawa Selama Mudik Lebaran 2024
"Biasanya naik travel itu Rp 150 ribu. Mudiknya berdua aja sama anak," ujarnya.
Hal senada disampaikan oleh Imam Pamuji, yang mengikuti mudik gratis untuk tujuan ke Madiun. Imam menyampaikan terima kasihnya atas digulirkannnya program tersebut oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Malang.
Terlebih pada moment Idul Fitri 1445 H ini, sudah kali keduanya ia mengikuti program mudik gratis dari Pemkot Malang. Program itu menurutnya cukup membantu bagi warga yang berpenghasilan kecil.
"Saya sangat berterimakasih sekali. Karena kebetulan saya saat ini pengangguran. Terimakasih karena orang-orang yang kurang mampu seperti saya ini sangat merasa terbantu dengan mudik gratis ini," kata Imam.
Hal yang sama disampaikan oleh Sugeng Redi, yang baru pertama mengikuti program mudik gratis. Bahkan Sugeng mengaku sempat akan batal mudik karena terbelenggu keterbatasan finansial. Namun dengan program mudik gratis ini, ia cukup lega bisa mudik bersama 3 anggota keluarganya, dan berlebaran di kampung halaman di Trenggalek.
"Alhamdulillah sangat terbantu dengan mudik gratis ini. Karena kondisi finansial juga lumayan (sulit), ditambah lagi tarif angkutan ini kan mahal dan nyarinya susah. Apalagi saya juga bawa anak kecil," kata Sugeng.
Baca Juga : Polres Malang Sebar 7 Ribu Stiker Keselamatan Berkendara, Angka Kecelakaan Turun 38 Persen di 2024
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Erik Setyo Santoso, mengatakan program mudik gratis ini tidak hanya untuk memberikan bantuan kepada warga kurang mampu, tetapi juga bertujuan untuk mengendalikan inflasi di Kota Malang.
Terlebih menurutnya, biaya transport menjadi salah satu penyumbang inflasi saat masa libur Lebaran ini. Selain itu juga diharapkan bisa turut mengurangi kepadatan arus lalu-lintas karena penggunaan kendaraan pribadi.
"Harapannya supaya bisa mengurangi kepadatan pergerakan arus transportasi dari Kota Malang ke tempat-tempat tujuan. Semoga juga bisa lebih aman, lebih nyaman di perjalanan," jelas Erik.
Sebagai informasi, program mudik gratis ini melayani perjalanan ke 9 rute, dengan menyediakan 13 unit armada bus, yakni 10 unit bus dari Pemkot Malang serta 3 unit lainnya dari Polresta Malang Kota.
