Apa Dampak Gerhana Bulan Penumbra yang Akan Terjadi Hari Ini? Begini Penjelasannya
Reporter
Binti Nikmatur
Editor
A Yahya
25 - Mar - 2024, 03:18
JATIMTIMES - Gerhana bulan penumbra diprediksi akan terjadi pada siang hingga sore hari ini, Senin (25/3). Istimewanya, masyarakat di wilayah Indonesia bisa mengamati fenomena ini mulai pukul 11.50 WIB, mencapai puncak gerhana pukul 14.12 WIB hingga berakhir pukul 16.34 WIB. Lantas apa saja dampak gerhana penumbra di wilayah Indonesia?
Melansir keterangan resmi BMKG, secara umum, dampak yang ditimbulkan dari adanya fenomena Gerhana Bulan Penumbra adalah akan memicu peningkatan kenaikan permukaan air. Meski begitu, dampak ini tidak perlu dikhawatirkan karena kenaikan permukaan air yang akan terjadi sangat kecil.
Baca Juga : 8 Adab Bertamu di Hari Lebaran Sesuai Anjuran Rasulullah
Dampak lainnya, menurut Peneliti Ahli Madya BRIN, Rhorom saat bulan Bulan memasuki penumbra, terangnya berkurang secara gradual. Hal ini mengakibatkan bulan akan terlihat lebih redup dari saat purnama.
"Gerhana Bulan Penumbra disebabkan posisi Bulan, Bumi, dan Matahari hampir sejajar. Namun, tidak sampai menghasilkan Gerhana Bulan total. Gerhana ini terjadi ketika piringan pertama memasuki bayangan penumbra bumi," ungkap Rhohom, dikutip dari brin.go.id, Senin (25/3).
“Perbedaan umbra dan penumbra pada gerhana Bulan yaitu bila ada bagian Bulan yang memasuki umbra, maka bagian tersebut tidak menerima cahaya Matahari, kecuali sebagian kecil yang terbiaskan oleh atmosfer Bumi dan sebaliknya, bagian yang masuk penumbra masih menerima cahaya Matahari,” katanya.
Nantinya, fase peristiwa ini akan terjadi di waktu yang berbeda sehingga masyarakat di wilayah Indonesia bisa menyaksikannya, di antaranya:
1. Gerhana Mulai
- UT: 04.50.58
- WIB : 11.50.58
- WITA : 12.50.58
- WIT : 13.50.58
2. Puncak Gerhana
- UT : 07.12.48
- WIB : 14.12.48
- WITA : 15.12.48
- WIT : 16.12.48
3. Gerhana Berakhir
- UT : 09.34.38
- WIB : 16.34.38
- WITA : 17.34.48
- WIT : 18.34.38
Lantas bagaimana cara melihat Gerhana Bulan Penumbra? Gerhana ini aman dilihat secara langsung dengan mata telanjang. Tak perlu menggunakan alat bantu optik apapun, seperti kacamata khusus. Namun untuk pengamatan yang lebih jelas dapat menggunakan alat bantu teleskop hingga kamera DSLR.
Meskipun tidak diperlukan peralatan khusus, pengamat Gerhana Bulan Penumbra juga perlu mengkondisikan kondisi cuaca di lokasi sekitar dengan baik. Penampakan Gerhana Bulan Penumbra dapat dilihat dengan jelas di langit yang cerah dan bebas dari awan.
Baca Juga : Memakai Baju Baru di Hari Raya Idul Fitri, Wajib atau Sunah?
Selain dari gerhana tersebut, akan terjadi gerhana bulan lainnya walaupun tidak bisa diamati dari Indonesia, yakni:
1. Gerhana Bulan Total (GBT) : 8 April 2024.
2. Gerhana Bulan Sebagian (GBS) : 18 September 2024.
3. Gerhana Matahari Cincin (GMC) : 2 Oktober 2024.
