Penyakit LSD pada Sapi Merebak, Dinas Peternakan Situbondo: Tidak Berdampak pada Manusia
Reporter
Wisnu Bangun Saputro
Editor
Nurlayla Ratri
26 - Jan - 2024, 07:13
JATIMTIMES - Penyebaran penyakit hewan menular Lumpy Skin Disease atau LSD merebak di sejumlah wilayah Provinsi Jawa Timur. Termasuk di Kabupaten Situbondo sejak pertengahan tahun 2023 lalu, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) menegaskan bahwa penyakit tersebut sudah teratasi dan tidak berdampak pada manusia.
Hal tersebut tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner Disnakkan Kabupaten Situbondo, Sulistiyani, Jumat (26/1/2024).
Baca Juga : Jam Kiamat Disetel 90 Detik Menuju Tengah Malam, Tanda Bahaya?
"Penyakit LSD atau Lumpy Skin Disease hanya terjadi pada sapi dan kerbau tidak menular ke hewan lain, apalagi ke manusia tidak ada dampaknya," jelas Sulistiyani saat dikonfirmasi jatimtimes.com di kantornya.
Penyakit LSD bukanlah Zoonosis atau bukan penyakit yang ditularkan dari hewan, baik hewan liar, hewan ternak ke manusia. "Masyarakat tidak perlu panik dan khawatir penyakit ini tidak menular ke manusia. Untuk tingkat kematian ternak karena penyakit ini juga sangat rendah karena ternak masih punya nafsu makan yang baik," imbuhnya.
Ternak sapi dan kerbau yang terinfeksi LSD dan tertangani dengan cepat, kata Sulistiyani dagingnya aman untuk dikonsumsi manusia, karena LSD hanya menyerang pada lapisan kulit ternak.
Selain itu Sulistiyani juga menjelaskan, penularan penyakit LSD pada ternak sapi dan kerbau melalui serangga seperti kutu atau nyamuk. Oleh karena itu, imbuh Sulis panggilan akrabnya, hal yang harus diperhatikan adalah kebersihan kandang dan kebersihan ternak.
Baca Juga : PKL Pasar Pagi Segera Tempati Pasar Induk Among Tani Kota Batu
"Kalau kandangnya kotor penyakit apapun akan mudah menyerang ternak, begitu juga kebersihan ternak. Ternak harus rutin dimandikan agar kutu atau parasit tidak menempel pada ternak sapi atau kerbau," jelasnya.
Sejak pertengahan tahun 2023 hingga berita ini dimuat sebanyak 6600 vaksin LSD sudah berhasil diinjeksikan ke 6600 ternak sapi di 17 kecamatan dan 66 Desa di Kabupaten Situbondo. "Hingga saat ini tidak ada laporan atau data ternak mati karena LSD di Kabupaten Situbondo," pungkasnya.
