Shafiyah, Bibi Rasulullah yang Buat Intelijen Yahudi Kalang Kabut
Reporter
Anggara Sudiongko
Editor
Nurlayla Ratri
02 - Jan - 2024, 03:22
JATIMTIMES - Shafiyah binti Abdul Muthalib, merupakan sosok perempuan yang diperhitungkan di masa Nabi Muhammad SAW. Ia pernah membuat mata-mata atau intelijen dari kaum Yahudi kalang kabut dan bahkan sampai ada satu orang Yahudi tewas.
Shafiyah ternyata juga merupakan bibi dari Rasulullah SAW. Sebab, ia merupakan putri dari Halah binti Wahab yang merupakan saudari kandung Aminah binti Wahab. Sedang sang ayah adalah putri dari Abdul Muthalib bin Hasyim.
Baca Juga : 10 Negara Timur Tengah yang Terseret Perang Israel dan Hamas, Ada Mesir dan Qatar
Kisah Shafiyah yang membuat kalang kabut intelijen Yahudi ini terjadi saat perang Khandaq. Saat itu, para laki-laki turun ke medan perang. Lantas, para wanita dan anak-anak ditempatkan Rasulullah pada sebuah benteng milik keluarga Hasan bin Tsabit. Hasan bin Tsabit sendiri turut mendapatkan tugas menjaga benteng tersebut.
Kemudian, saat petang sekelompok pasukan senyap Yahudi mencoba masuk dalam benteng. Sebelum masuk, ditugaskan seorang tentara ahli intelijen mereka. Ia ditugaskan masuk melakukan pengintaian di dalam kondisi benteng, apakah aman dari penjagaan pasukan sehingga dapat dimasuki atau tidak.
Ketika salah satu tentara masuk, pasukan Yahudi lainnya tengah menunggu di luar benteng. Mereka dalam posisi siap untuk menyerang ketika situasi benteng aman dari penjagaan.
Namun sayangnya, aksi intelijen Yahudi dapat digagalkan Shafiyah. Saat itu, ia melihat sebuah bayangan yang mengendap-endap ingin masuk ke dalam benteng. Setelah itu, Shafiyah kemudian memberitahu Hasna bin Tsabit tentang hal ini.
Mengetahui hal itu, Shafiyah tidaklah takut. Ia lantas mengambil posisi untuk bersiap menghabisi intelijen itu. Intelijen Yahudi kemudian masuk dalam benteng. Pukulan dengan tongkat besi mendarat mengenai Inteljen Yahudi hingga tersungkur. Setelah itu, Shafiyah langsung mengambil belati dan membunuh intelijen itu.
Shafiyah kemudian memotong kepala intelijen Yahudi tersebut dan dari atas genteng. Dia melemparkan kepala intelijen Yahudi kepada pasukan Yahudi yang tengah menunggu di luar benteng. Mengetahui jika yang dilempar merupakan kepala sang teman, pasukan Yahudi tersebut begitu kaget dan kemudian kabur. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam buku Dan ‘Arsy pun Berguncang karya Ahmad Husain Fahasbu.
Baca Juga : Bukan Harta Melimpah, Hanya Ini Peninggalan Abu Bakar Ash Shiddiq Setelah Wafat
Sementara itu dari sumber lain, dalam buku Fikih Jihad: Sebuah Karya Monumental tentang Jihad Menurut Al Quran dan Sunnah karya Yusuf Qardhawi yang diterjemahkan Irfan Maulana Hakim dan Arif Munandar dijelaskan, bahwa aksi Shafiyah itu tak hanya membuat pasukan Yahudi takut, tetapi juga membuat Hasan bin Tsabit ketakutan sampai ia menjauh.
Setelah kepala intelijen Yahudi dipotong Shafiyah, ia meminta Hasan bin Tsabit melemparkan kepala intelijen tersebut keluar Hasan bin Tsabit pun melemparkan kepala itu.
Kemudian pada buku Saat Berkesan Bersama Rasulullah karya Abdul Aziz Asy Syinnawi, dijelaskan, "Ketika orang Yahudi melihat teman mereka yang mengintai itu telah tewas, mereka takut dan berkata satu sama lain: ‘kita salah jika mengira Muhammad meninggalkan keluarganya sendirian tanpa pengawal,".
