Motor hingga Belasan Pemuda Terjaring Razia Balap Liar di JLS Malang Selatan

Reporter

Ashaq Lupito

Editor

Yunan Helmy

12 - Dec - 2023, 01:11

Personel gabungan saat melakukan patroli skala besar dalam rangka menindaklanjuti aduan adanya aksi balap liar yang terjadi di kawasan JLS, Kecamatan Gedangan. (Foto: Humas Polres Malang for Jatim Times)

JATIMTIMES - Puluhan pelaku balap liar berhamburan saat personel gabungan yang melibatkan Polres Malang melakukan patroli skala besar di Jalur Lintas Selatan (JLS), Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Minggu (10/12/2023). Giat patroli tersebut dilakukan dalam rangka menindaklanjuti aduan warga terkait maraknya aksi balap liar di Kabupaten Malang.

Kasihumas Polres Malang Ipda Muhammad Adnan mengatakan, dalam pelaksanaan kegiatan patroli tersebut, petugas gabungan berhasil membubarkan aksi balap liar yang dilakukan oleh puluhan remaja. Sekitar 11 di antaranya berhasil diamankan.

Baca Juga : Satu Hati Penuh Arti,  Kebersamaan MPM Honda Jatim dan Konsumen di Honda AT Family

Belasan remaja yang terjaring razia balap liar telah diberikan pembinaan di lokasi. Sementara itu,  sepeda motor yang  digunakan untuk aksi balapan liar telah diamankan ke Polres Malang.

"Ada tujuh unit sepeda motor yang diduga terlibat dalam balap liar yang berhasil diamankan oleh petugas. Seluruh kendaraan bermotor tersebut kemudian dibawa ke Polres Malang guna diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,” ungkap Adnan saat dikonfirmasi, Senin (11/12/2023).

Adnan menambahkan, giat patroli skala besar yang dilakukan personel gabungan tersebut dalam rangka menindaklanjuti aduan dari masyarakat terkait maraknya aksi balap liar. Kawasan JLS menjadi salah satu wilayah yang marak dijadikan sarana dalam ajang balap liar. Yakni di wilayah Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan. "Patroli gabungan dilaksanakan di JLS area Pantai Ungapan," imbuhnya.

Dalam kegiatan patroli skala besar tersebut, sejumlah personel gabungan turut dilibatkan. Yakni meliputi personel Polres Malang dan polsek jajaran, Koramil Gedangan, Muspika Kecamatan Gedangan, hingga pihak Perhutani. 

Baca Juga : Ambulans di Kota Malang Jadi Korban Vandalisme, Pelaku Diduga Masih Muda

"Diharapkan melalui penertiban yang rutin dilakukan ini dapat memberikan efek jera kepada para pelaku balap liar. Sehingga dapat mencegah potensi bahaya sekaligus kerugian yang dapat ditimbulkan dari adanya balap liar,” tukasnya.