Mampu Berikan Edukasi, Tim Kreator Humas Polres Jember Dapat Apresiasi Kalangan Muda

11 - Jul - 2023, 06:29

Kasi Humas Polres Jember Iptu Brusan (baju putih) bersama tim kreatornya saat sesi wawancara dengan Mahasiswa Unmuh. (foto : Moh. Ali Maksud / Jember TIMES)

JATIMTIMES – Tim kreator Humas Polres Jember selama ini kerap membuat konten-konten edukatif terhadap masyarakat. Hal ini diapresiasi kalangan muda di Jember, salah satunya dari Ferdi dan Ervino mahasiswa semester 2 Fakultas Sosial Politik Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Jember.

Ferdi dan Ervino bahkan melakukan penelitian dan riset di Mapolres Jember. Ervino menyatakan, bahwa dirinya melakukan penelitian dan jurnal di Polres Jember, karena tertarik dengan cara Polres Jember dalam menyampaikan kegiatan ke masyarakat melalui media sosial. Terutama aplikasi tiktok yang saat ini sudah digandrungi oleh semua kalangan.

Baca Juga : 22 Tim Ramaikan Turnamen Sepak Bola DPC BMI Jember, Indi Naidha: Bisa Bangkitkan Ekonomi Masyarakat

“Kami mendapatkan tugas dari dosen, untuk melakukan jurnal dan penelitian tentang aplikasi dampak positif dari aplikasi tiktok. Dan kebetulan kami selama ini melihat, akun tiktok Polres Jember, konten yang di upload selalu FYP (For You Page), terlebih kemasan video yang ditampilkan juga kekinian, dan identik dengan anak muda,” ujar Ervino yang mengambil judul ‘Strategi Polres Jember dalam Mengantisipasi Balap Liar dari Tiktok’ dalam jurnalnya.

Ervino menambahkan, dirinya melakukan penelitian itu dikarenakan tayangan video dalam akun Tiktok Polres Jember  yang mengangkat isu balap liar banyak yang FYP. Selain itu, follower di akun Tiktok Polres Jember juga sudah mencapai 69 ribu lebih.

“Kami melihat, konten tentang balap liar di akun Tiktok Polres Jember, seperti saat anggota Polisi melakukan penertiban, terus menyuruh pelaku balap liar menuntun sepeda, sampai polisi menyuruh mereka yang terjaring untuk sungkem ke orang tuanya yang didatangkan. Ini sangat unik dan berdampak positif di masyarakat, sehingga kami tertarik untuk melakukan penelitian, bagaiman jajaran Polres Jember bisa membuat konten seperti itu, kontennya sangat kekinian,” ujar Ervino.

Hal yang sama juga disampaikan Ferdi, dampak dari penyampaian penanganan Polres Jember terhadap aksi balap liar melalui akun Tiktok, ia rasakan saat dirinya melewati jalur-jalur yang selama ini sering dijadikan arena balap liar.

“Dulu saat saya pulang kuliah, setiap Jumat malam jam 10, di sepanjang Jalan Gajahmada sudah banyak kendaraan roda dua yang terparkir untuk melakukan balap liar. Tapi saat ini, hal tersebut sudah berkurang. Dan ini saya lihat sebuah keberhasilan Polres Jember dalam melakukan edukasi kepada anak-anak muda, baik melalui edukasi di Tiktok maupun tindakan secara langsung,” ujar mahasiswa asal Patemon Tanggul Jember.

Ferdi juga tidak menyangka, bahwa di balik video-video yang FYP di akun tiktok milik Polres Jember, ternyata dibuat langsung oleh tim kreatif Polres Jember yang sangat update terhadap dunia media sosial yang disenangi anak-anak muda, apalagi tim kreatornya juga anggota Polisi.

“Kami tidak menyangka, kalau yang ambil video ternyata juga anggota polisi. Padahal untuk pengambilan gambar video agar FYP juga tidak semua anak muda bisa, tapi di anggota intitusi kepolisian, bisa mengimbangi anak-anak muda, sehingga pesannya juga bisa mengena ke kami dan anak muda lainnya,” bebernya.

Ferdi juga ingin melihat ide Polres Jember menggunakan media sosial seperti akun Tiktok, mengingat selama ini akun tiktok hanya digunakan oleh anak-anak muda untuk hiburan, tapi Polres Jember bisa membuat konten yang bersifat edukasi. 

Baca Juga : Pentingnya Berpikir Positif untuk Meningkatkan Kualitas Diri

“Biasanya polisi cenderung lebih pada edukasi secara formal, tapi ternyata di Polres Jember, edukasi melalui akun Tiktok juga dilakukan, ini yang membuat kami tertarik melakukan penelitian,” jelasnya.

Sementara Kapolres Jember AKBP. Moh. Nurhidayat SH. SIK. MM., melalui Kasi Humas Polres Jember Iptu. Brisan Immanula SH., dalam kesempatan tersebut menyatakan, bahwa semua konten yang ada di akun Tiktok, murni dikerjakan oleh tim kreatif Humas Polres Jember, dimana ada 5 tim, 3 karyawan sipil dan 2 anggota Polres.

Selain melakukan penyampaian kegiatan Polres Jember baik yang bersifat Preemtif, Preventif maupun Represif melalui akun media sosial seperti Tiktok, pihaknya juga menggunakan jalur pemberitaan resmi seperti media massa, baik cetak, online maupun elektronik.

“Semua lini kita masuk ke dalamnya, termasuk akun tiktok, dulu banyak orang yang menilai akun tiktok berdampak negatif, nah kami dari Humas Polres Jember, ingin merubah stigma negatif menjadi positif, dan hasilnya seperti yang saat ini sudah bisa dirasakan oleh masyarakat Jember,” ujar Kasi Humas

Selain itu, saat ini di kepolisian, tugas Humas Polres harus kreatif dalam membuat terobosan-terobosan, baik berupa konten kreator maupun konten lainnya, bahkan beberapa konten milik humas Polres Jember beberapa diantaranya pernah menjadi juara 3 tingkat Polda Jatim. 

“Di kami, semua polisi harus punya ide kreatif dengan menggunakan sarana media sosial untuk menyampaikan kegiatannya, termasuk di akun tiktok, dan apa yang sudah ditayangkan, akan di kirim ke group konten kreator dan group Polres. Nah yang dianggap terbaik akan dijadikan status di semua media sosial milik anggota Polres, dan dimasukkan ke dalam group Blasting untuk disampaikan ke masyarakat,” pungkas Iptu Brisan Immanula. (*)