Miliki Beragam Potensi, Disparbud Kabupaten Malang Promosikan Desa Wisata Undaan

Reporter

Ashaq Lupito

05 - Jul - 2023, 02:29

Kadisparbud Kabupaten Malang Purwoto saat mendampingi Bupati Malang HM Sanusi (lengan panjang motif merah) ketika menghadiri agenda Jelajah Desa Wisata Malang Makmur di Desa Undaan. (Foto : Ashaq Lupito/Jatim Times)

JATIMTIMES - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang kembali menyelenggarakan agenda Jelajah Desa Wisata Malang Makmur. Dalam agenda yang memasuki putaran ke-10 ini, Bupati Malang HM Sanusi beserta rombongan berkesempatan untuk meninjau langsung potensi yang ada di Desa Undaan, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Selasa (4/7/2023).

"Jelajah Desa Wisata hari ini tadi cukup lengkap, dihadiri oleh Pak Bupati, Wabup (Wakil Bupati Malang), kemudian dari Forkopimda, semuanya hadir, juga ada dari anggota DPRD juga hadir," kata Kepala Disparbud Kabupaten Malang, Purwoto saat ditemui di sela agenda Jelajah Desa Wisata di Desa Undaan, Selasa (4/7/2023).

Baca Juga : Dorong Desa Punya Potensi Unggulan, Bupati Malang Optimalkan Pembangunan Fasum

Dari pantauan media online ini, Bupati Malang HM Sanusi beserta rombongan disambut dengan antusias oleh masyarakat Desa Undaan dan sekitarnya. Sederet potensi mulai dari destinasi wisata, kesenian, hingga produk unggulan UMKM berupa kerupuk singkong dan kerajinan kulit hingga kuliner, tak luput dari peninjauan Bupati Malang beserta rombongan.

"Undaan ini mudah-mudahan bisa menyusul untuk menjadi desa wisata hebat lainnya seperti di Pujon Kidul, Sanankerto, Gubuk Klakah dan lain sebagainya," ucap Purwoto.

Ke depan, dijelaskan Purwoto, Disparbud akan terus mempromosikan potensi wisata yang ada di Kabupaten Malang. Tanpa terkecuali mempromosikan potensi yang ada di Desa Undaan.

"Disparbud akan terus mendampingi dan akan terus mempromosikan wisata di Undaan ini. Sehingga bisa menjadi lebih dikenal oleh masyarakat luas," ujarnya.

Saat ini, Disparbud Kabupaten Malang juga terus menekankan terkait program One Village One Product, One Village One Destination yang digagas oleh Bupati Malang. Diharapkan, nantinya semua desa di Kabupaten Malang akan memiliki mininal satu produk unggulan maupun destinasi wisata.

"Kalau bicara tentang desa wisata, itu memang potensinya adalah potensi alami yang ada di desa itu. Jadi tidak harus desa wisata itu membangun tempat wisata baru, tidak. Tapi hal-hal unik, estetika, budaya, kebiasaan masyarakat adat yang ada di desa wisata itu termasuk UMKM dan sebagainya, itulah yang bisa ditonjolkan," jelasnya.

Baca Juga : Dianggarkan Rp 1 Triliun, Perbaikan Jalan Menuju Wisata di Kabupaten Malang Jadi Prioritas

Dicontohkan Purwoto, potensi yang ada di Desa Wisata Undaan bisa dijadikan sebagai referensi. Sebab, mulai dari destinasi wisata, produk unggulan UMKM, kuliner, hingga kesenian yang ada di salah satu desa di Kecamatan Turen tersebut, bisa dioptimalkan sehingga dapat menarik minat wisatawan untuk berkunjung.

"Jadi seperti tadi, di Desa Undaan ada produksi kripik singkong, ada produksi pengrajin kulit juga. Kemudian budayanya yang paling kental. Wilayah Kecamatan Turen itu hampir di semua desa memiliki potensi seni budaya yang luar biasa," ujarnya.

Menurut Purwoto, sederet potensi khususnya potensi budaya yang menjadi ciri khas di Kecamatan Turen termasuk di Desa Undaan tersebut, tidak banyak dimiliki oleh wilayah lainnya. Sehingga saat ini Desa Undaan menjadi salah satu Desa Wisata unggulan di Kabupaten Malang.

"Itu tidak banyak dimiliki di desa lain, hanya di daerah Turen khususnya Undaan. Ke depan akan terus kami kembangkan dan promosikan," tukasnya.