Sejoli Mesum Digerebek di Pusat Latihan Pramuka Jombang
Reporter
Adi Rosul
Editor
Yunan Helmy
23 - Jun - 2023, 02:47
JATIMTIMES - Sejumlah anggota Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Ngoro, Jombang, memergoki sepasang kekasih sedang mesum di toilet pusat latihan (training centre) Pramuka Jombang. Saat digerebek, sejoli itu dalam kondisi telanjang bulat.
Kasi Pemadam Kebakaran BPBD Jombang Syamsul Bahri mengatakan, kedua muda-mudi tersebut merupakan warga Kecamatan Ngoro. Yang pria berusia 17 tahun dan pasangan wanitanya berusia 19 tahun.
Baca Juga : 2 Truk Tangki di Jombang Jadi Korban Lempar Batu, Kaca Pecah Bikin Sopir Syok
Mereka masuk ke pusat latihan Pramuka yang berlokasi di Jalan Kawi, Desa/Kecamatan Ngoro siang tadi sekitar pukul 12.00 WIB. Lokasi ini masih satu halaman dengan Pos Damkar Ngoro.
"Ceritanya kedua sejoli ini masuk ke kantor TC Pramuka. Kemudian menyelinap ke kamar mandi," terangnya saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (22/05/2023).
Kecurigaan anggota Damkar Ngoro semakin kuat saat kedua sejoli itu tidak kunjung keluar selama 30 menit. Langsung saja, 3 petugas Damkar mendatangi toilet yang dimasuki muda-mudi tersebut.
Tidak disangka, dari luar toilet terdengar suara orang berhubungan badan. Seketika itu, petugas mendobrak pintu toilet. Benar saja, kedua muda-mudi ini tertangkap basah sedang berbuat mesum dengan kondisi telanjang bulat. "Waktu didobrak itu, mereka dalam kondisi duduk dan telanjang bulat," ujarnya.
Selanjutnya, sejoli ini diminta untuk memakai baju dan dibawa ke kantor Pos Damkar Ngoro. Mereka sempat diinterogasi petugas Damkar. "Mereka ngakunya baru sekali melakukan," kata Syamsul.
Baca Juga : Viral Sebuah Pidato yang Diduga Suara Hendropriyono yang Membela Mati-matian Ponpes Al-Zaytun
Setelah itu, kedua pasangan mesum itu digelandang ke Polsek Ngoro. Di sini, petugas memanggil orang tua kedua pasangan tersebut.
Dikatakan Syamsul, orang tua kedua sejoli itu sepakat untuk menikahkan anaknya. Sehingga kasus tersebut tidak berlanjut ke proses hukum.
"Akhirnya didatangkan orang tua semua. Kemudian dibuatkan surat pernyataan kekeluargaan. Pihak perempuan menuntut untuk dinikahkan," pungkasnya.
