Yayasan Anak Bangsa Bersama Rumah Sedekah NU dan Donatur Santuni Para Penghafal Quran, Disabilitas, Anak Pejuang Kanker
Reporter
Anggara Sudiongko
Editor
Yunan Helmy
16 - Apr - 2023, 02:18
JATIMTIMES - Yayasan Anak Bangsa bersama Rumah Sedekah Nahdlatul Ulama (NU) dan para donatur buka bersama sekaligus memberikan santunan kepada penghafal Al-Qur'an, para disabilitas, dan anak penjuang kanker, Sabtu (15/4/2023).
Ketua Yayasan Anak Bangsa Yuning Kartikasari menjelaskan, kegiatan ini menjadi satu bagian untuk memberikan sedikit kebahagiaan kepada anak-anak tersebut. Apalagi, momen seperti ini jarang didapatkan. Dengan begitu, hal tersebut setidaknya membuat mereka merasa ada banyak orang yang peduli dan mencintai.
Baca Juga : Wisata Alam Sekaligus Keluarga, Danau Kakaban Habitat Spesies Ubur-Ubur Tak Menyengat
"Yang kami undang bersama para pengajarnya ada sekitar 100 orang. Setidaknya ini membuat mereka bahagia," ungkapnya.

Buka bersama ini juga disertai santunan dari para donatur yang selama ini selalu support dan peduli terhadap "anak-anak istimewa itu' melalui Yayasan Anak Bangsa.
"Semoga kita terus dapat mendampingi anak-anak ini. Kami harapkan juga ke depan akan terus banyak orang yang peduli kepada anak-anak ini," ujarnya.
Salah satu donatur, yakni owner Warung Sego Sambel Kasemo, Agus Susanto, menambahkan, kegiatan ini merupakan kegiatan di luar acara rutin dari Rumah Sedekah NU.
"Yang mengadakan Yayasan Anak Bangsa menggandeng Warung Kasemo maupun Rumah Sedekah NU. Kami sudah sering bersinergi. Kami menyediakan fasilitas, santunan dan lainnya untuk mereka," ungkapnya.
Baca Juga : 6 Ide Hampers Lebaran Cocok Dibagikan Sahabat, Kolega hingga Keluarga
Inisiator Rumah Sedekah NU KH Noor Shodiq Askandar menambahkan, dalam kegiatan sosial seperti ini, pemberian perhatian kepada para anak-anak istimewa itu tak bisa dilakukan sendiri. Perlu adanya sinergi antarlembaga, pesantren maupun pemerintah.
"Tidak bisa hanya satu lembaga. Perlu berisinergi antarlembaga, pesantren maupun pemerintah juga harus terlibat. Konsep pentahelix ini tentu akan lebih baik keadaannya. .asa depannya juga lebih terjamin," terangnya.

Dengan keterlibatan lembaga, pesantren maupun pemerintah, tentu keilmuan keagamaan dari para anak-anak yang istimewa ini akan lebih baik. Di samping itu, mereka merasa ada banyak orang yang memperhatikan mereka.
"Nanti kami juga akan matur Kiai Marzuki Mustamar (pengasuh PP Sabilurrosyad yang juga ketua PWNU Jatim), kami gandeng juga pihak-pihak lain untuk terus melakukan pembinaan yang intensif kepada anak-anak ini," pungkasnya.
