Cerita Kampung Miliarder Nasibmu Kini, Menyesal Jual Tanah Produktif Pertanian untuk Kilang Tuban, Tuntut Pekerjaan ke Pertamina

Reporter

Ahmad Istihar

Editor

A Yahya

25 - Jan - 2022, 01:13

Warga Jenu Musanam saat mengikuti aksi Demo menagih janji pekerjaan ke kilang minyak Tuban (24/01/2022) (Foto Warga Jenu For Jatim TIMES)

JATIMTIMES - Salah satu warga Desa Wadung, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban Musanam mengaku menyesal telah menjual tanah dan rumahnya ke PT Pertamina GRR Tuban. Setelah menjual tanah tahun lalu, kini kakek berusia 60 tahun sudah tidak lagi memiliki penghasilan tetap. Bahkan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, ia terpaksa menjual sapi peliharaannya.

"Punya 6 ekor sapi Mas, sudah tak jual tiga ekor dan kini tersisa tiga. Sapi-sapi itu saya jual untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari," kata Musanam di sela-sela aksi demo yang menuntut kejelasan pekerjaan.

Baca Juga : Polisi Ringkus Pemuda Jombang Sedang Transaksi 1.000 Butir Pil Koplo

Lanjutnya, sebelum menjual lahan dan bangunan rumah ke perusahaan pelat merah, keluarga Musanam dijanjikan pekerjaan oleh perusahaan, namun sampai setahun lamanya janji itu tak kunjung dipenuhi.

Nasib seperti Musanam tak sendiri, warga lain di kampung miliarder, Mugi (60) juga bernasib sama. Ia kini nyaris tak memiliki pekerjaan usai tanah seluas 2,4 hektare dijual kepada PT Pertamina.

"Ya nyesel nak sudah menjual lahan pertanian saya ke Pertamina. Dulu lahan saya ditanami jagung dan cabai dan setiap kali panen bisa menghasilkan Rp 40 juta tapi sejak tak jual. Saya sudah tidak lagi memiliki penghasilan,"kata Mugi, Senin (24/01/2022).

Ceritanya,Lahan pertanian seluas 2,4 hektare itu, Mbah Mugi sapaan akrabnya, dibeli pihak Pertamina senilai Rp 2,5 miliar lebih. Lalu uangnya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari sementara sisanya ditabung.

Sebenarnya, kata Mugi, lahan pertaniannya kala itu tidak ingin jual. Namun lantaran Ia sering didatangi pihak Pertamina saat berada di sawah, akhirnya lahan itu dijual.

"Setiap saya di kebun, saya didatangi dan dirayu-rayu Mas. Mau diberikan pekerjaan anak-anak saya pokoknya dijanjikan enak-enak. Tapi sekarang mana gak ada," jelasnya.

Baca Juga : Seorang Kakak Terpaksa Laporkan Adik ke Polisi, Pemicunya?

Perkembangan kilang Tuban yang tak kunjung ada kabar itu, Senin (24/01) pagi Ratusan warga 6 desa yakni
Wadung, Sumurgeneng, Rawasan, Mentoso, Kaliuntu, dan Beji berdatangan ke area PT. Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia (PRPP) untuk menggelar aksi unjuk rasa.

Mereka menuntut agar pihak Pertamina menunaikan janji sebelumnya disampaikan kepada masyarakat setempat.

Sementara itu ditemui terpisah, Solikin salah satu perwakilan Pertamina belum bersedia memberikan keterangan terkait ratusan warga yang menggelar aksi unjuk rasa tersebut. Ia lebih memilih bergegas masuk keruangan tempat kerjanya.