Hari Jadi Lumajang Jadi Refleksi Kepemimpinan Cak Thoriq-Bunda Indah
Reporter
Bramastyo Dhieka Anugerah
Editor
Yunan Helmy
15 - Dec - 2021, 10:15
Hari Jadi Lumajang (Harjalu) Ke-766 tahun diadakan sederhana dan penuh belasungkawa hari ini, Rabu, (15/12).
Dijelaskan oleh Bupati Lumajang H Thoriqul Haq, Harjalu tahun ini tentu berbeda karena rasa keprihatinan karena saat ini Lumajang terkena musibah bencana Semeru
Baca Juga : Matra Darat, Laut, Udara dan Polri dari Akabri Bangun Masjid Akabri 2001 di Semeru
"Diperingati tanpa kemeriahan mengingat dalam suasana duka atas bencana awan panas guguran (APG) Semeru," kata Cak Thoriq, sapaan karib bupati Lumajang.
Lebih lanjut Cak Thoriq menambahkan, tasyakuran menjadi ungkapan syukur atas berkah yang diberikan kepada masyarakat Lumajang. Dia juga berdoa agar Lumajang senantiasa diberikan keselamatan dan dijauhkan dari marabahaya.
Kemudian, masih kata bupati, momen Harjalu menjadi refleksi kepemimpinannya bersama wabup Lumajang dengan tuntasnya beberapa program dan yang sedang berjalan.
"Ada beberapa prioritas program yang telah berjalan dengan baik. Beberapa on progress. Beberapa harus kita optimalkan," imbuh bupati.
Sementara itu, Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati menuturkan bahwa bencana menjadi pengingat bagi kita semua agar lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dan momentum meningkatkan kembali semangat kegotongroyongan. Dirinya optimistis atas doa masyarakat, Lumajang akan segera bangkit.
Baca Juga : Buka Event Senam Kreasi 2021, Bunda Fey Hadir Bersepeda Lengkap dengan Kostumnya
"Ini adalah sebuah ujian, karena diberi kekuatan oleh Allah, terima kasih kami akan bekerja semaksimal mungkin untuk melayani masyarakat," ujar Bunda Indah, sapaan wabup.
Dalam kesempatan itu, bupati dan wakil bupati Lumajang juga menyerahkan Lencana Amreta Brata Wira Bhakti kepada danrem 083/Baladhika Jaya, dandim 0821/Lumajang dan kapolres Lumajang atas dedikasi dan kerja kerasnya dalam penanggulan bencana Semeru.
