Siswa MA An Nur Bululawang Tewas Terseret Ombak Pantai Ngantep
Reporter
Nana
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
27 - Jun - 2018, 04:12
Ombak pantai selatan di wilayah Kabupaten Malang kembali menelan korban jiwa. Kini seorang siswa Madrasah Aliyah (MA) An Nur Bululawang bernama M Yasin (17) warga Sumber Tangkep, Desa Sumber Suko, Kecamatan Dampit yang menjadi korbannya.
Peristiwa kecelakaan laut tersebut terjadi sekitar pukul 14.36 WIB, Selasa (26/6/2018), saat korban bersama 11 temannya sedang asyik berenang di Pantai Ngantep di Desa Tumpakrejo, Kecamatan Gedangan.
Menurut beberapa saksi mata yang merupakan kawan korban, kejadian nahas tersebut terjadi setelah mereka menikmati keindahan pantai Bengkung. Setelah puas menikmati keindahan pantai, 12 pelajar tersebut kemudian beranjak menuju Pantai Ngantep.
"Dari Pantai Bengkung kita menuju Ngantep sekitar pukul 13.26 WIB. Sampai di sana sekitar 20 menit an. Kami naik tujuh sepeda motor saat menuju ke sana dari Talok, Turen," kata Hafis rekan korban satu sekolah, Selasa (26/6/2018).
Sesampai di Pantai Ngantep, mereka berganti pakaian dan berenang dengan asyiknya. Walaupun ada larangan dan peringatan dari anggota SAR agar tidak berenang terlalu jauh karena kondisi arus ombak cukup kuat dan besar. Tapi 12 pelajar ini tidak menghiraukan peringatan tersebut.
Sekitar 50 menit para pelajar tersebut mandi dan berenang di Pantai Ngantep inilah malapetaka terjadi. Suliadi anggota SAR yang sudah mengingatkan mereka, mendapat laporan dari rekan-rekan korban.
"Sekitar pukul 14.36 WIB mereka melapor bahwa satu temannya terseret arus ketengah pada saat main air dengan posisi terlentang," ujar Suliadi yang saat itu juga berusaha melakukan pertolongan terhadap korban.
Korban yang terseret arus ombak sampai kurang lebih 50 meter dari bibir pantai, baru bisa diselamatkan sekitar pukul 14.44 WIB. Sayangnya korban yang bisa ditemukan tersebut sudah dalam kondisi meninggal dunia.
Anggota SAR kemudian melakukan kontak dengan Palang Merah Indonesia (PMI) untuk melakukan evakuasi. Sekitar pukul 17.10 WIB korban akhirnya dievakuasi ke Polair dengan menggunakan mobil PMI Kecamatan Gedangan.
Ombak pantai selatan di wilayah Kabupaten Malang sejak beberapa pekan lalu telah diprediksi akan tinggi. Peringatan tersebut kerap disampaikan kepada para pengunjung pantai untuk berhati-hati. Ternyata prediksi ombak tersebut sampai hari kejadian tewasnya korban, menurut BMKG Stasiun Maritim Tanjung Perak Surabaya masih tetap akan melanda pantai selatan.
Saat kejadian Pantai Ngantep kondisi sinoptik berawan dengan kecepatan angin 10-30 knot, dengan ketinggian gelombang 2-4 meter.
