Tak Lagi Pasang Artis Luna Maya, Hardware Akui Persaingan Industri Fesyen di Malang Kian Ketat

04 - Sep - 2017, 09:55

Gerai Hardware di Mall Olympic Garden (MOG) Jalan Kawi Kota Malang. (foto: Wahida Rahmania Arifah/MalangTIMES)

Artis Luna Maya pernah didapuk menjadi ambassador produk fesyen label Hardware. Kala itu tahun 2011, sang bintang membuka cabang LM for Hardware di pusat perbelanjaan di Jalan Kawi Kota Malang. 

Perusahaan retail Hardware meminang Luna untuk mengembangkan dunia fesyen Indonesia. Koleksi label itu pun disesuaikan dengan gaya busana Luna Maya. 

Tahun 2017, Hardware tak lagi memakai Luna Maya sebagai duta produk fesyen mereka. Artis cantik Michelle Judith kini menggantikan posisi Luna Maya. Mengapa? 

Kepala Toko Hardware Mall Olympic Garden Malang Laily Mariyatul Qiftia menjelaskan bahwa sudah dua tahun terakhir Hardware tak lagi menggandeng Luna Maya. 

"Enggak tahu. Mungkin ada konflik ya. Dulu Luna Maya nanam saham di Hardware. Tapi entah kenapa ada konflik, jadi udah putus kontrak dan terus sekarang jadi bukan LM for Hardware lagi ya mbak. Cukup Hardware aja nama label kami," jelas wanita yang akrab disapa Tya itu kala dihubungi MALANGTIMES, Senin (4/9/2017).

Disinggung mengenai penjualan label Hardware yang kini tak lagi memasang Luna Maya, ia mengaku penjualan memang tak seperti dulu di awal masa gerai buka. "Kalau dibandingkan dulu, memang nggak seramai dulu. Mungkin karena sekarang banyak saingannya. Soalnya satu lantai itu banyak toko baju," ujarnya. 

Dulu, kata Tya, saat Luna Maya masih didapuk menjadi ambassador Hardware, banyak pengunjung mencari busana yang dikenakan sang artis. "Kalau dulu banyak yang nyari baju yang dipakai Luna. Baru dipakai langsung dicari baju yang sama," imbuh wanita asal Probolinggo itu. 

Meski tak seramai dulu, Tya menjelaskan gerai Hardware di 2nd floor Mall Olympic Garden Kota Malang itu dalam satu bulan mampu menjual 100 pcs busana. "Kebanyakan kita memang untuk busana wanita. Kalau pria ada, tapi jarang," kata Tya. 

Pembeli busana label Hardware di Malang banyak berasal dari kalangan mahasiswi. Produk busana yang mereka buru rata-rata blouse dan pakaian yang pas dikenakan untuk aktivitas kuliah. 

Untuk tetap bertahan, Tya mengaku manajemen toko melakukan berbagai langkah salah satunya dengan menggadakan drop sale hingga 90 persen. "Baru tahun ini sih ada program sale seperti sekarang. Jadi, ada sale 20 persen, 30 persen, dan 50 persen," ungkap dia. 

Diskon itu terbilang efektif memikat pengunjung Mall Olympic Garden. Selain itu, manajemen Hardware melakukan promosi dengan memasang spanduk di beberapa lokasi di Malang. "Kalau ada acara CFD, kita juga ikut kok. Kita pasang banner dan jual produk di sana juga," ucap dia. 

Sementara itu, koleksi produk Hardware mulai t-shirt, dress, jaket, cardigan, legging dan tank top. Harga dibanderol di kisaran ratusan ribu rupiah. Untuk produk sepatu, Tya mengaku sepatu yang ada di Hardware Mall Olympic Garden adalah produk ARL besutan Ariel Noah. 

"Kalau sepatu kita memang masih satu manajemen dengan ARL. Jadi, ada koleksi sepatu Ariel Noah yang kita pajang di sini," katanya. (*)