Sosialisasi, KPU Gandeng Seniman Lamongan

Reporter

Ardiyanto

Editor

Redaksi

07 - Nov - 2015, 11:45

Para seniman se-Kabupaten Lamongan yang diajak KPU turut menyosialisasikan Pilkada (foto : Ardiyanto/lamongantimes)

JATIMTIMES, LAMONGAN - Ratusan seniman yang ada di Kabupaten Lamongan terlibat dalam sosialisasi pemilihan Bupati dan wakil Bupati Lamongan pada 9 Desember mendatang.

Menjelang momen pemilihan kepala daerah (Pilkada), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lamongan mengajak mereka untuk turut ambil bagian dalam sosialisasi, di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Kabupaten Lamongan.

“Ini jadi bagian dari sosialisasi ke paguyuban komunitas seni tradisional se-Kabupaten Lamongan,” ungkap Komisioner KPU Divisi Sosialisasi, Fatkhur Rohman, pada Sabtu (7/11/20150.

Fatkhur menuturkan, para seniman ini diminta terlibat dalam Pilkada. Cara menyosialisasikan, sambung dia, para pekerja seni bisa menyelipkan pengumuman Pilkada, dan sekaligus memperkenalkan tiga pasangan calon peserta Pilkada Lamongan saat menggelar pertunjukan.

Tiga paslon yang akan bertarung di Pilkada Lamongan adalah, Mujianto-Sueb dari jalur perseorangan nomor urut 1, Fadeli-Kartika Hidayati nomor urut 2, dan pasangan Nursalim-Edy Wijaya nomer urut 3.

“Harapan KPU, komunitas yang sering tampil dalam acara seni pertunjukan, sebelum pertunjukan dimulai minimal bisa mengingatkan ke yang menonton pertunjukan tersebut,” inginnya.

Pasalnya, tambah Fatkhur, biasanya mereka menampilkan beragam seni seperti campursari, wayang kulit, jaran jinggo, jatilan, jaran kepang, karawitan, elektune dan orkes.

Sehingga, mereka diminta mengajak masyarakat untuk mencoblos pada 9 Desember mendatang. “Bahwa 9 Desember 2015 mendatang adalah pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lamongan serta wayae nyoblos (waktunya mencoblos),” urainya.

Menurut Fatkhur, sosialisasi lewat seni merupakan kali pertama digelar KPU Lamongan pada Pilkada tahun ini. Sebab, perundang-undangan tentang Pilkada membolehkan KPU membuat beragam kegiatan sosialisasi, termasuk seni. “Itu adalah komitmen bersama,” ujarnya.

Sosialisasi lewat seni diyakini Fatkhur akan efektif menggugah kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi dalam Pilkada. Lantaran, selain menerima informasi, masyarakat juga terhibur oleh penampilan seniman.

“Sosialisasi Pilkada lewat pelaku seni diharapkan mampu mendongkrak partisipasi pemilih,” terangnya. Sosialisasi melalui seni merupakan salah satu metode sosialisasi dari beberapa cara yang telah dilaksanakan KPU.

Selama ini KPU menyosialisasikan Pilkada mulai dengan cara konvensional, seperti pertemuan tatap muka ke kalangan pemilih pemula, ke kelompok masyarakat, serta ke pasar-pasar hingga sosialisasi melalui touring kendaraan bermotor. (*)