MALANGTIMES - Cerita tentang kisah KKN di Desa Penari semakin menjadi pusat perhatian. Kisah yang diceritakan akun Twitter SimpleMan atau @SimpleM81378523 itu viral lantaran dikisahkan ada 14 mahasiswa-mahasiswi yang menggelar KKN di Kota B, Jawa Timur, pada 2009 akhir atau jika dihitung sepuluh tahun lalu. Mereka merupakan mahasiswa-mahasiswi angkatan 2005/2006 dari sebuah perguruan tinggi di Kota S.

Berbagai tulisan tentang misteri tersebut terus menjadi ulasan netizen dan berbagai pihak. Bahkan, banyak di antaranya mencari lokasi di mana sebenarnya kabupaten B itu. Apakah Banyuwangi, Blitar, Bondowoso, Bojonegoro atau Bangkalan? Kemudian petunjuk tentang kecamatan K dan desa W juga menjadi misteri dan penuh teka-teki.

Misteri yang belum ditemukan jawaban ini terus mengggelinding liar dengan analisis masing-masing pencari fakta yang kini mirip dengan aksi detektif. Tulungagung TIMES mencoba fokus dengan cerita enam mahasiswa-mahasiswi yang disamarkan dengan nama Ayu, Nur, Widya, Wahyu, Anton, dan Bima. Di ceritakan oleh SimpleMan, dua di antaranya meninggal setelah melewati hal mistis di tempat KKN tersebut.

Saksi fakta yang kini masih hidup bernama Nur, yang konon telah menikah dengan warga Tulungagung. Bahkan, narasumber dalam postingannya mendatangi Nur yang disertai foto Pantai Sine di Tulungagung.

"Ada yang tau ini pantai apa? karena gw pikir udah banyak yang tau kota mbak Nur, jadi gak papa lah, gw kasih tahu, ini adalah pantai Sine yang ada di tulungagung. Dan kemarin gw, udah ngobrol banyak sama beliau, dan alhamdulillah, beliau ternyata gak keberatan dengan thread gw," kata SimpleMan yang dipost pada 16 Juli 2019 lalu.

Lalu siapa Nur ini? Mantan modin yang kini menjadi Sekretaris Desa Kalibatur Kayani memastikan jika warga Sine yang kebanyakan merupakan nelayan itu banyak yang menikah dengan warga dari luar kota.  "Wanitanya yang dari Banyuwangi. Surabaya ada. Tapi jika nama Nur, saya harus melihat registernya dulu," kata Kayani.

Untuk mengetahui kepastian nama Nur yang disebutkan sebagai saksi mata, Kayani juga meminta nama lengkap yang dimaksud. "Jadi,  nama lengkapnya harus tahu, baru kita paham siapa suami dari orang yang dimaksud. Jika tidak, maka harus tahu kapan tahun nikahnya," ungkap dia.

Jumlah penduduk Desa Kalibatur sendiri sebanyak 7.441 jiwa yang tersebar di 6 dusun, 14 RW, dan 43 RT. Jumlah tersebut terdiri dari laki-laki 3.556 jiwa dan perempuan 3.885 jiwa. 

Satu dusun di antaranya bernama Sine yang merupakan daerah pantai dengan kehidupannya adalah nelayan.

Hingga kini, saksi dan pelaku peristiwa misteri KKN Di Desa Penari masih belum menemukan kapastian lantaran Nur belum berhasil ditemui.

Sementara saat dikonfirmasi melalui direct message (DM) di akun Twitter-nya,  SimpleMan belum memberikan respons.